Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Criminal Liability for Environmental Pollution in Indonesian Law Hasudungan Sinaga
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i2.171

Abstract

This research aims to delve into criminal liability in the context of environmental pollution offenses within the criminal law domain in Indonesia. Through a normative legal research approach with an analysis of legislation regulating environmental pollution, this study identifies and specifically examines the juridical regulations related to environmental pollution offenses. The research findings affirm that the legal foundation for environmental pollution offenses in Indonesia is governed by Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. Additionally, this study highlights criminal liability that can be imposed on various parties, including individuals, businesses, and officials with relevant authority. Furthermore, the research suggests that the application of law regarding environmental pollution offenses is generally found in various legal regulations governing aspects of environmental protection and management. In addition to individuals, businesses, or corporations can also be held accountable for environmental pollution offenses, as stipulated in Articles 116-118 of Law No. 32 of 2009. Taking these aspects into consideration, this research makes a significant contribution to understanding and solidifying the legal framework governing criminal liability related to environmental pollution offenses in Indonesia. This provides a strong foundation to promote awareness and compliance with environmental laws, as well as to protect the sustainability of the environment for the well-being of society and future generations
Upaya Pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Keluarga Muda Hasudungan Sinaga
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i2.3579

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga di kalangan keluarga muda di Indonesia menjadi masalah yang kompleks dan mendesak untuk diselesaikan. Meskipun langkah-langkah legislatif telah diambil, seperti UU Perkawinan 1974 dan UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga No. 23 tahun 2004, masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan. Budaya patriarki yang masih kuat, kurangnya keterampilan dalam mengelola konflik dan masalah keuangan, serta norma dan adat yang mendukung pernikahan usia dini, semuanya menjadi faktor penyebab terjadinya kekerasan. Pentingnya peran negara dalam memperkuat mekanisme pengawasan, meningkatkan akses korban ke bantuan, memperluas definisi kekerasan, dan mencatat histori kekerasan dari pelaku juga menjadi sorotan utama. Diperlukan pendekatan holistik dan multi-dimensi yang melibatkan perubahan budaya, peningkatan pendidikan, serta penguatan regulasi dan perlindungan hukum. Hanya dengan upaya bersama dari semua pihak, masalah kekerasan dalam rumah tangga di kalangan keluarga muda dapat diatasi dengan efektif dan berkelanjutan.
Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja Hasudungan Sinaga
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.3580

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan ancaman serius yang mempengaruhi kesejahteraan dan masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pencegahan yang efektif untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Dalam penelitian ini, berbagai faktor penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dianalisis, termasuk pengaruh lingkungan sosial, kurangnya pendidikan dan kesadaran akan bahaya narkoba, serta faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pencegahan yang holistik dan terintegrasi menjadi kunci dalam mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Upaya pencegahan yang melibatkan pendidikan, agama, pengawasan lingkungan, serta partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat, dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mengurangi prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Criminal Liability for Environmental Pollution in Indonesian Law Hasudungan Sinaga
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 2 No. 2 (2023): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v2i2.171

Abstract

This research aims to delve into criminal liability in the context of environmental pollution offenses within the criminal law domain in Indonesia. Through a normative legal research approach with an analysis of legislation regulating environmental pollution, this study identifies and specifically examines the juridical regulations related to environmental pollution offenses. The research findings affirm that the legal foundation for environmental pollution offenses in Indonesia is governed by Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. Additionally, this study highlights criminal liability that can be imposed on various parties, including individuals, businesses, and officials with relevant authority. Furthermore, the research suggests that the application of law regarding environmental pollution offenses is generally found in various legal regulations governing aspects of environmental protection and management. In addition to individuals, businesses, or corporations can also be held accountable for environmental pollution offenses, as stipulated in Articles 116-118 of Law No. 32 of 2009. Taking these aspects into consideration, this research makes a significant contribution to understanding and solidifying the legal framework governing criminal liability related to environmental pollution offenses in Indonesia. This provides a strong foundation to promote awareness and compliance with environmental laws, as well as to protect the sustainability of the environment for the well-being of society and future generations