Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Penting Suami Siaga Bagi Keluarga: Edukasi Di Kampung Yoka Sherly Novita Mamoribo; Karel Batmanlussi; Septian Parhusip; Helmin Rumbiak; Katarina L. Tuturop
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 1 No 4 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v1i4.60

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan reproduksi di masyarakat yang berkaitan dengan persalinan diantaranya adalah terlambat mengenal tanda dan bahaya, terlambat mengambil keputusan ke fasilitas pelayanan kesehatan, terlambat mendapatkan pelayanan di fasyankes,  terlalu muda melahirkan, terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu tua melahirkan. Beberapa faktor yang menyebabkan persalinan berisiko tinggi adalah perdarahan, infeksi, keguguran, pre-eklampsia dan eklampsia. Masalah kehamilan yang sering dialami oleh ibu perlu diketahui oleh suami agar selalu mendampingi saat pemeriksaan kehamilan, persalinan hingga masa nifas. Tujuan: Sosialisasi indikator suami siaga dalam mendampingi istri sebagai upaya pengendalian kesehatan ibu dan anak. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kampung Yoka, yang diikuti oleh bapak, ibu, kader posyandu dan tokoh perempuan. Pelaksanaan kegiatan di bulan Juli sampai September tahun 2022. Kegiatan diawali identifikasi masalah dan perencanaan kegiatan, lalu dilanjutkan pemberian edukasi dengan metode ceramah dan tanya jawab yang diperkuat dengan media leaflet. Tahap akhir kegiatan adalah melakukan kordinasi implementasi kegiatan Suami Siaga dengan Kepala Puskesmas, Sekretaris Kampung, Kepala Musrenbang, Ketua RT dan RW. Hasil: Hasil identifikasi masalah, masih ditemukan ibu hamil yang mengalami gangguan kehamilan dan ketidaktahuan suami sebagai ‘Suami Siaga’. Intervensi yang dilakukan adalah mengadakan sosialisasi ‘Suami Siaga’ yang berjalan lancar. Kesimpulan: Peran suami dalam mendampingi kehamilan dan persalinan istri adalah hal sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak. Kata Kunci : edukasi, kampung yoka, suami siaga __________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Reproductive health problems in the community related to childbirth include being late in recognizing the signs and dangers, being late in making decisions about healthcare facilities, being late in getting services at the health facilities, too young to give birth, giving birth too often, too close to birth spacing, and too old. give birth to. Some of the factors that cause high-risk labor are bleeding, infection, miscarriage, pre-eclampsia, and eclampsia. Pregnancy problems that are often experienced by mothers need to be known by their husbands so that they always accompany them during pregnancy checks, childbirth, and the postpartum period. Objective: Socialization of indicators of husbands being alert in accompanying their wives as an effort to control maternal and child health. Methods: Service activities were carried out in Yoka Village, which was attended by fathers, mothers, posyandu cadres, and female leaders. The activity will be carried out from July to September 2022. The activity begins with problem identification and activity planning, then continues with the provision of education using lecture and question-and-answer methods reinforced by leaflet media. The final stage of the activity is to coordinate the implementation of the ‘suami siaga’ activity with the Head of the Puskesmas, the village secretary, the head of the musrenbang, the head of the RT, and RW. Results: The results of the identification of the problem, still found pregnant women who experienced pregnancy disorders and the husband's ignorance as ‘Suami Siaga’. The intervention carried out was holding a ‘Suami Siaga’ socialization which went smoothly. Conclusion: The husband's role in accompanying the wife's pregnancy and delivery is very important for the health of mothers and children. Keywords: education, yoka village, suami siaga
Perilaku Remaja Asrama Biak Tentang Donor Darah Sherly N. Mamoribo; Helmin Rumbiak
Syntax Idea 217-236
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i1.2910

Abstract

Darah memiliki peran vital dalam mendukung kesehatan dan menyelamatkan nyawa, namun ketersediaan darah di PMI Kota Jayapura masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi mahasiswa dalam kegiatan donor darah di Kota Jayapura, Papua. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional (non-eksperimental) dengan pendekatan cross-sectional. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran pengetahuan, sikap, dan tindakan donor darah pada mahasiswa. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 di Asrama Mahasiswa Kabupaten Biak Numfor, Kota Jayapura. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa yang tinggal di Asrama Biak, dengan sampel sebanyak 43 orang yang diambil menggunakan rumus Slovin. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Random (Accidental Sampling), mengambil responden yang kebetulan ada di asrama sesuai konteks penelitian. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan responden menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari Ketua dan Sekretaris Asrama Mahasiswa Kabupaten Biak Numfor di Jayapura, serta referensi tambahan dari teori dan media cepos. Pengolahan data melibatkan langkah-langkah seperti editing, coding, entry, cleaning, dan tabulating. Data yang terkumpul diolah menggunakan komputer dan dianalisis univariat dengan rumus persentasi di Microsoft Excel untuk melihat distribusi frekuensi dari setiap variabel, yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisis data juga menggunakan perangkat lunak statistik SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelayanan darah di Indonesia telah diatur dengan baik, masih terdapat beberapa kendala, seperti kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam mendonorkan darah secara sukarela.
Peningkatan Kapasitas Perilaku Masyarakat dan Pelaksanaan Fogging Sebagai Upaya Pengendalian Vektor Malaria di Kelurahan Tanjung Ria Apriyana Irjayanti; Anton Wambrauw; Helmin Rumbiak; Tri Furianto Wibowo
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.3956

Abstract

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium yang ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles Sp. betina yang terinfeksi. Metode dalam pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan pelaksanaan kegiatan fogging/pengasapan. Ceramah meliputi tentang kajian, penyebab, cara penularan, pencegahan dan pengendalian malaria. Selanjutnya, kegiatan fogging/pengasapan dilakukan sebagai upaya pengendalian vektor. Metode ini merupakan pencegahan dini penyakit berbahaya yang biasanya muncul setelah musim hujan, dimana akan mengakibatkan air tergenang dan nyamuk dengan mudah berkembang biak. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta penyuluhan sebesar 16,49% setelah terpapar materi yang disampaikan. Kegiatan dinilai oleh peserta dengan presentasi nilai rata-rata sebesar 83,86% atau berada pada kategori baik. Materi yang telah disampaikan, diharapkan dapat diinformasikan juga kepada Masyarakat lain yang ada di wilayah tersebut agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, juga kegiatan dapat dilaksananakan secara rutin dan  dilanjutkan kembali dengan materi seperti survei jentik serta manfaat penggunaan kelambu berinsektisida bagi kader/Masyarakat.