Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkuatan Daya Dukung Tanah dengan Geotextile pada Jalan Tambang Handy Sastradi; Ardhika Kurniawan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i5.6192

Abstract

Komoditas batubara hingga saat ini masih menjadi primadona sebagai salah satu sumber daya alam yang tidak terbarukan. Hal tersebut masih dapat dicermati pada pengunaan batubara sebagai salah satu cadangan sumber tenaga listrik baik di Indonesia maupun di dunia. Ketatnya persaingan dan fluktuatif harga batubara menyebabkan kontraktor batubara harus terus melakukan improvement untuk menekan cost dan meningkatkan efektivitas hasil kerja. Pada aktivitas pertambangan, ketercapaian produksi tentunya sangat tergantung bagaimana mengelola kondisi area kerja sesuai standard terutama road maintenance sebagai kunci dari keberhasilan penghematan cost pada aktivitas tambang yang ada. Jenis material over burden (OB) sebagai lapisan penutup batubara yang akan diangkut sangat berperan terhadap pembentukan jalan hauling yang dihasilkan. Kondisi yang dialami perusahaan Putra Perkasa Abadi (PPA) adalah material OB tidak mendukung untuk digunakan sebagai lapisan perkuatan jalan hauling. Kondisi jalan yang tidak standard menyebabkan cost maintenance tinggi, efektivitas operasional tidak maksimal, angka kerusakan dan kecelakaan kerja meningkat, tidak tercapainya target produksi secara keseluruhan. Salah satu improvement dalam bentuk investasi dilakukan adalah pengunaan geotextile dengan lapisan base coarse untuk memperkuat daya dukung perkuatan jalan hauling. Dengan penggunaan geotextile tersebut akan menjawab permasalahan kesiapan jalan hauling sebagai jalur transportasi pemindahan material OB dengan memberikan hasil berupa penurunan cost maintenance road, mampu meningkatkan productivity alat heavy dump truck, mampu mencapai target speed alat heavy dump truck, meningkatkan produksi, menekan kerusakan dan kecelakaan kerja area jalan hauling.
Optimization of Real-Time Operational Data Monitoring Through Installing The Device on the Unit Handy Sastradi; Angga Margi Saputro; Muhammad Fachri Maulana
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 10 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i10.107

Abstract

Coal is the largest natural resource in Indonesia and has a vital role in global energy in various industries. PT Putra Perkasa Abadi (PPA), a mining contractor in South Kalimantan, faces problems with manual reporting being late and prone to errors. This project aims to speed up the digitization of the reporting process by providing PPA Team devices in the Heavy Equipment (A2B) and Support units. This is in line with the commitment of the PPA Mining Work Safety, Environment and Quality (K3PLM) Policy. This implementation starts from observation and data collection by selecting SS6 devices and creating designs for each unit. Continue with device installation, analyze problems, and repair installation. Following, carry out trials and socialize the use of the device to operators. With the implementation of the PPA Team application on the SS6 Monitor, Operators at PPA can independently input data on operational activities, including check-in / check-out units. It will reduce paper in operational reporting by providing an SS6 Monitor device. In addition, cost calculations can be adjusted to actual data, and operators can monitor unit Hour Meter (HM) data and operational activities directly on the SS6 Monitor. This reduces the duration of data input time, but also reduces the intensity of crowding on communication radios, and minimizes data input errors. Therefore, optimizing operational monitoring at PPA by installing devices on units can increase efficiency, including HM input for cost calculations, efficient unit HM reporting, fast check-in / check-out processes, digital unit breakdown reporting for more efficient communication, rapid digital validation of P2H, and moving from paper forms to digital tools for more sustainable work practices.