Paimat Sholihin
Fakultas Syariah dan Hukum, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemikiran Tasawuf Perspektif Syariat Islam Paimat Sholihin
Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Sharia Economic and Management Business
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/sembj.v2i1.165

Abstract

Timbulnya tasawuf itu bersamaan dengan kelahiran agama Islam itu sendiri, yaitu sejak Nabi Muhammad Saw diutus menjadi rasul untuk segenap umat manusia. Perhatikanlah tahannus dan khalwat Rasulullah Saw di Gua Hira sebelum beliau diangkat menjadi Rasul, dengan maksud disamping menghindarkan diri dari hawa nafsu keduniawian, juga mencari jalan untuk membersihkan hati dan menyucikan jiwa dari noda-noda yang menghinggapi masyarakat pada waktu itu. Dengan demikian hati dan jiwa beliau tetap bersih tidak terkena dengan berbagai godaan pada waktu itu. Memang sejak kecil beliau telah menunjukan kebersihan jiwanya, dan hal ini dipergunakan oleh kaum shufi sebagai dasar kegiatan untuk membersihkan hati dan jiwa. Setelah Muhammad menjadi Rasul, banyak kegiatan-kegiatan beliau yang dijadikan pedoman dan kaum shufi merasa lega dan puas terhadap garis-garis yang telah ditunjukan oleh Rasulullah Saw dalam menunaikan ibadah untuk lebih mendekatkan diri (taqarub) kepada Allah SWT. Hal ini dianggap sebagai dasar amalan-amalan tasawuf bagi hidup dan kehidupan kaum shufi, seperti: zuhud, riyadlah, dzikir, tawakal, sabar, dan lain sebagainya.