Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Problem-Solving Skills in Science through STEM-Based Learning: A Case Study of Eighth-Grade Students at SMPN 1 Satap Wara, Indonesia Dian Ernaningsih; Trisnawati Saduk; Mariana Sada
Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren Vol. 5 No. 01 (2026): Article in Press - Jurnal Praktik Baik Pembelajaran Sekolah dan Pesantren
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/IISTR.pbpsp.002006

Abstract

Developing students’ science problem-solving ability is a critical objective in contemporary STEM education. This study investigated the effect of STEM-based instruction integrated with Problem-Based Learning (PBL) on the science problem-solving abilities of eighth-grade students at SMPN 1 Satap Wara. A pre-experimental one-group pretest–posttest design was employed involving 22 students selected through total sampling. Data were collected using a validated science problem-solving test administered before and after the intervention. Descriptive statistics indicated a substantial increase in the mean score from 19.00 (SD = 8.429 in the pretest to 51.41 (SD = 8.534) in the posttest. Inferential analysis using a paired-samples t-test revealed a statistically significant improvement in students’ problem-solving abilities (p < 0.001), with a large effect size (ES = 0.785), indicating strong practical significance. The integration of STEM and PBL facilitated active engagement in authentic problem contexts, promoting critical thinking, creativity, and collaborative learning processes. Despite the overall improvement, some students did not achieve the minimum competency standard, suggesting the need for differentiated instructional support. These findings provide empirical evidence supporting the effectiveness of STEM-based instruction in enhancing science problem-solving abilities and contribute to the growing body of literature on pedagogical strategies that prepare students with essential competencies for 21st-century learning.
Inventarisasi Tumbuhan yang Digunakan dalam Upacara Adat Pernikahan Etnis Krowe Desa Kajowair Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka Oktovianti Deru; Mariana Sada; Yuliana Dua Solo
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.277

Abstract

Indonesia merupakan negara megabiodiversity karena kekayaan sumber daya hayati. Indonesia juga memiliki kurang lebih 300 kelompok etnis yang tersebar dari Sabang sampai Merauke yang memiliki kehidupan sosial dan budaya masing-masing. Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat pernikahan etnis Krowe. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 17 Oktober – 17 November 2022 di Desa Kajowair, menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 20 orang yang terdiri dari Ketua adat 1 orang, tokoh adat 4 orang dan masyarakat 15 orang. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 20 jenis yang dikelompokkan dalam 12 famili yaitu Zingiberaceae, Poaceae, Piperaceae, Musaceae, Arecacea, Moraceaea, Myrtaceae, Bromeliaceae, Amaryllidaeceae, Solanaceae, Musaceae dan Rutacaea. Bagian tubuh tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat pernikahan adalah batang, daun, bunga, buah dan biji. Bagian tubuh tumbuhan digunakan sebagai media, makanan, dan minuman dalam upacara adat.