Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan dikenal melayani golongan pengusaha mikro, kecil dan menengah dengan lokasi yang pada umumnya dekat dengan tempat masyarakat yang membutuhkan. . Tingkat likuiditas pada suatu bank menjadi penting diperhatikan, karena likuiditas merupakan salah satu faktor yang menjadi tolak ukur untuk mengetahui tingkat kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit bermasalah dan perputaran kas terhadap likuiditas di BPR Badung. Dalam penelitian ini didapatkan sampel sebanyak 34 BPR di Kabupaten Badung yang terdaftar di OJK selama 2017-2019. Penentuan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan Variabel kredit bermasalah secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap likuiditas dan variabel perputaran kas secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap likuiditas.