Albertus Sidharta Muljadinata
Universitas Katolik Soegijapranata

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karsten’s Work as a City Branding Strengthener for The Semarang City, Indonesia Albertus Sidharta Muljadinata; Bayu Widiantoro
ARCHIHUMANUM Vol 1 No 1 (2023): April
Publisher : CV. Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/archimane.v1i1.2

Abstract

Currently the City of Semarang, Indonesia, is trying to have a BRAND which is expected to be able to show the potential of Semarang city. Semarang city is one of the cities in Indonesia which in planning the development of the form of town planning, was planned by a city planner who is also an architect named Ir. Herman Thomas Karsten. Karsten has a lot of architectural works in Semarang city, ranging from buildings that function as houses, offices, to other public buildings such as schools, markets, theater, office building, housings, and hospitals. Karsten's architectural works are known to be comfortable to view or use for their activities. This is shown by the many works of Karsten which are still being used well by building users. This study aims to reveal the potential of the city of Semarang related to the urban cultural heritage of Karsten's work. This research will provide benefits for the stakeholders of the Semarang City in determining the city branding of Semarang city. In addition, this research is also beneficial for the development of architectural scholarship, and will provide new insights to the academic community about the importance of cultural heritage in a city. This research will provide clarity, that the Urban Cultural Heritage will affect the city identity and city character. As for the community, this research will contribute to helping the creation of a new built environment for cultural heritage artifacts through the city's brand image.
Tinjauan Literatur Protokol Eksperimen Penelitian Arsitektur: Variabel, Instrumentasi, dan Prosedur Pengambilan Data Ratih Dian Saraswati; L.M.F. Purwanto; Albertus Sidharta Muljadinata
Arsitekta : Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan Vol. 8 No. 01 (2026): Arsitekta: Jurnal Arsitektur dan Kota Berkelanjutan
Publisher : Program Studi Arsitektur Universitas Tanri Abeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/arsitekta.v8i01.1112

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur tentang protokol eksperimen dalam penelitian arsitektur dengan fokus pada tiga komponen utama, yaitu variabel, instrumentasi, dan prosedur pengambilan data. Eksperimen dalam penelitian arsitektur penting untuk mendukung evaluasi performa ruang, pengujian kondisi lingkungan binaan, dan pengambilan keputusan desain berbasis bukti. Namun, banyak publikasi masih melaporkan protokol secara tidak seragam, sehingga menyulitkan replikasi, melemahkan validitas hubungan sebab-akibat, dan membatasi keterbandingan hasil pada berbagai konteks ruang dan bangunan. Penelitian ini menyeleksi dan menganalisis literatur lima tahun terakhir melalui alur seleksi sistematis, kemudian mengekstraksi data pada kategori variabel, aspek instrumentasi, dan aspek prosedural. Hasil sintesis menunjukkan tiga kesenjangan utama, yaitu definisi dan pengendalian variabel yang belum eksplisit, pelaporan instrumentasi yang belum cukup auditabel, serta prosedur pengambilan data yang sering kehilangan rincian penting seperti baseline dan quality control. Sebagai kontribusi, penelitian ini mengusulkan kerangka protokol eksperimen arsitektur yang mencakup taksonomi variabel, matriks konstruk–instrumen–spesifikasi minimal, SOP pengambilan data yang dapat direplikasi, dan checklist pelaporan metode. Kerangka ini diharapkan meningkatkan transparansi, kualitas data, dan keterbandingan hasil eksperimen arsitektur.