Doni Nugraha
Institut Agama Islam Tasikmalaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Konsep Mutu Pendidikan Pondok Pesantren (Studi di Pondok Pesantren Mathlabussa’adah Tenjonagara Cigalontang Tasikmalaya) Doni Nugraha
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 1 No 1 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terpinggirkannya lembaga pendidikan tradisional Islam ketika berhadapan dengan lembaga pendidikan modern yang lebih teratur ternyata tidak hanya terjadi di Nusantara, tetapi di negara lain seperti Turki, Mesir dan lainnya. Perkembangan masyarakat yang semakin kompetitif menuntut setiap orang untuk berkompetisi secara sehat. Demikian halnya dengan sebuah lembaga termasuk lembaga pendidikan Islam seperti halnya dengan pesantren kompetisi untuk merebut pasar menuntut setiap lembaga untuk mengedepankan kualitas serta mutu dalam proses menejerialnya maupun pembelajarannya. Mutu dalam pendidikan memiliki Karakteristik yang khas, karena pendidikan bukanlah industri. Dalam pendidikan, produk pendidikan itu bukanlah goods (barang) tetapi services (layanan). Namun demikian, para ahli pendidikan dalam Manajemen Mutu Terpadu (MMT) setidaknya menerapkan lima pilar, diantaranya: 1) fokus pada customer, 2) keterlibatan total, 3) pengukuran, 4) komitmen dan 5) perbaikan berkelanjutan
Polarisasi Tahapan Kepemimpinan Transformatif Pendidikan Islam Doni Nugraha
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 2 No 1 (2023): MANAJERIAL - Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of writing this article is to find out the polarization of leadership stages that are appropriate to be applied in educational institutions. The problem of Indonesian education today is that the quality is not optimal and evenly distributed. The method and type of data collection in this research is library research by collecting books, journals and previous research results that support the research theme, including literature on leadership which includes transformational models, Islamic Education and objective leadership models. The results of this study indicate that the leadership variable is the most important and urgent variable in an effort to create/realize quality education.
PENGARUH MANAJEMEN PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Doni Nugraha
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 3 No 1 (2023): Oktober,2023
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memaksa dunia pendidikan untuk melakukan transformasi mendalam dengan memperkenalkan pembelajaran daring sebagai alternatif utama. Artikel ini membahas hasil penelitian terkait manajemen pembelajaran daring dan dampaknya terhadap hasil belajar siswa selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk memahami strategi manajemen pembelajaran daring yang efektif dan dampaknya terhadap pencapaian akademik siswa
Implementasi Supervisi Akademik Berbasis Refleksi dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di MAS Terpadu Gunung Jembar Tasikmalaya Doni Nugraha; Siti Khoirunnisa; Neni Nuzilatul K.; Yusup Ahmad Sidik; Siti Laela Fajwatul Muna; Ihsan Ihsan
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 8 No 1 (2026): MARET, 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/6srcnh73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi akademik di MAS Terpadu Gunung Jembar Tasikmalaya dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dampak dan hambatan.   Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap kepala madrasah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik direncanakan secara sistematis, meliputi penjadwalan, penentuan sasaran dan pembentukkan tim melalui surat keputusan (SK), serta dilaksanakan dengan pendekatan reflektif untuk mendorong refleksi diri guru tanpa mengganggu proses pembelajaran di kelas. Tahap pascaobservasi dilakukan melalui pemberian umpan balik konstruktif secara individu dan kolektif, yang dilanjutkan dengan tindak lanjut berupa workshop internal dan pelatihan daring melalui platform SIPINTAR. Supervisi akademik berdampak signifikan terhadap peningkatan profesionalisme guru, khususnya dalam kesiapan mengajar, adaptasi kurikulum (seperti kurikulum merdeka) serta penyempurnaan strategi pembelajaran. Hambatan utama meliputi perubahan kurikulum yang cepat dan keterbatasan waktu yang diatasi melalui kerjasama antarlembaga dan pendampingan berkelanjutan oleh pengawas madrasah. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi akademik berbasis refleksi merupakan mekanisme pengembangan profesional guru yang efektif dan tidak bersifat menghakimi.
IMPLEMENTASI BUDAYA ORGANISASI DALAM MENDUKUNG KINERJA TENAGA PENDIDIK BERDASARKAN TEORI EDGAR H. SCHEIN: (Studi Kasus di MA Fajrul Islam Rancabungur Tasikmalaya) Doni Nugraha; Selma Rostianti
Manajerial | Journal Manajemen pendidikan islam Vol 8 No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/gyb99f15

Abstract

Budaya organisasi merupakan salah satu unsur penting dalam membentuk perilaku dan kinerja anggota organisasi, termasuk tenaga pendidik pada lembaga pendidikan berbasis madrasah dan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya organisasi dalam mendukung kinerja tenaga pendidik berdasarkan teori Edgar H. Schein di MA Fajrul Islam Rancabungur Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, wakil kepala madrasah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan pengurus yayasan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi di MA Fajrul Islam terimplementasi melalui tiga tingkatan budaya menurut Schein, yaitu artefak, nilai-nilai yang dianut, dan asumsi dasar. Budaya tersebut tercermin dalam pembiasaan keagamaan, integrasi pendidikan madrasah dan pesantren, nilai kebersamaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteladanan. Budaya organisasi mendukung kinerja tenaga pendidik melalui perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai keislaman, pelaksanaan pembelajaran yang adaptif, serta penilaian yang holistik. Kontribusi budaya terhadap kinerja terlihat dalam pemberian arah dan tujuan kerja, penguatan kerja sama, peningkatan loyalitas dan komitmen, serta terbentuknya norma profesional. Implementasinya masih menghadapi hambatan berupa perbedaan pemahaman guru, keterbatasan waktu dan sumber daya, perubahan kebijakan eksternal, serta heterogenitas latar belakang peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa budaya organisasi yang terinternalisasi secara konsisten dapat menjadi landasan penting dalam mendukung kinerja tenaga pendidik sekaligus memperkuat identitas madrasah.