Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE INFLUENCE OF LOAN TO DEPOSIT RATIO, EFFECTIVE TAX RATE AND NON-PERFORMING LOAN TOWARD RETURN ON ASSET IN BANKING COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE Ciptawan Ciptawan; Melly Melly
Proceeding of International Conference on Entrepreneurship (IConEnt) Vol 2 (2022): Proceeding of 2nd International Conference on Entrepreneurship (IConEnt)
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank is an intermediary institution in charge of receiving deposits from customers and lending them to customers (economic units) who need funds. One of the main activities of banks is to channel funds to the public in the form of credit. The bank will need to pay attention to the Loan to Deposit Ratio to secure its liquidity, effective tax rate as the tax planning to secure the tax paid and Non-Performing Loan to control the bad debt. The bank will need all the variables to control the Return on Assets. The research result showed that partially Loan to Deposit Ratio (LDR) has no influence toward Return on Asset, Effective Tax Rate (ETR) has negative influence toward Return on Asset, Non Performing Loan (NPL) has negative influence toward Return on Asset. Simultaneously hypothesis showed that Loan to Deposit Ratio, Effective Tax Rate and Non Performing Loan have effect toward Return on Asset.
Insider Trading: Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dari Mesin Ketik hingga Era Digital Melly Melly; Rizki Rafli Syafrizal Ujung; Sinatrya Putra Haryadi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 6 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i6.1388

Abstract

Data simetris merupakan variabel fundamental dalam pasar modal. Data yang simetris akan menjadikan pasar modal produktif. Insidertrading adalah sesuatu yang membuat data tidak merata. Pedoman pasar modal menentukan standar pertukaran orang dalam. Pertukaran orang dalam adalah orang-orang yang memiliki data non-publik tentang organisasi dan memperoleh keuntungan finansial dari data non-publik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria insider trading pada Peraturan Pasar Modal Indonesia Nomor 8 Tahun 1995. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Tinjauan ini menggunakan beberapa kasus yang terjadi di suatu negara sebagai bahan pembicaraan. Penelusuran ini beralasan bahwa yang dimaksud dengan insider exchange adalah mitra yang mempunyai kepentingan dan data non-publik pada organisasi terbuka. Tingkat pertukaran orang dalam juga diperluas ke kerabat pasangan. Mitra mencakup administrasi, pekerja organisasi terkait, otoritas, pemasok, pemegang saham, dan kerabat mereka. Yang dimaksud dengan sanak saudara adalah jodoh, anak, dan wali. Makna insider exchange harus disesuaikan dengan pedoman yang berlaku. Orang-orang yang terhubung harus menyelesaikan komitmen untuk melaporkan kepemilikan saham.