Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penguatan Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan dalam pendaftaran NIB Saria Sinaga; M Saleh Malawat; Hamidah Siregar; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7175

Abstract

Salah satu aspek yang sangat penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah adanya legalitas usaha. NIB merupakan nomor identitas berusaha yang digunakan oleh pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional.  Penguatan kemandirian ekonomi di Desa Bunut Seberang, Kabupaten Asahan, menjadi fokus utama melalui pelaksanaan pelatihan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Desa ini memiliki potensi ekonomi yang signifikan, namun untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi lokal, diperlukan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pendaftaran NIB. Penguatan kemandirian ekonomi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih kondusif, meningkatkan aksesibilitas terhadap pembiayaan, dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas. Dengan demikian, Desa Bunut Seberang dapat menjadi model dalam penerapan pendaftaran NIB sebagai upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat lokal.
Pengembangan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengelolaan Produk Untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Nisfu Fhitri; Rumondang Rumondang; Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7315

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan produk, memperkenalkan strategi pengembangan produk baru berbasis lokal, serta meningkatkan keterampilan dalam manajemen bisnis. Melalui pelatihan dan pendampingan terintegrasi, diharapkan masyarakat Desa Bunut Seberang dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal mereka, menciptakan nilai tambah pada produk, dan meningkatkan daya saing di pasar. Bantuan pemberdayaan masyarakat merupakan strategi penting dalam pembangunan perekonomian desa yang berkelanjutan dan inklusif, dimana masyarakat desa dapat mewujudkannya memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat pedesaan mengembangkan perekonomian daerahnya berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Penelitian Berbasis Komunitas (CBR) dengan menggunakan Pendekatan Forum Group Discussion (FGD) dalam pelatihan dan pendampingan. Itu Hasil dari pengabdian ini adalah bantuan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan perekonomian desa.
Penguatan Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan dalam pendaftaran NIB Saria Sinaga; M Saleh Malawat; Hamidah Siregar; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7175

Abstract

Salah satu aspek yang sangat penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah adanya legalitas usaha. NIB merupakan nomor identitas berusaha yang digunakan oleh pelaku usaha untuk mendapatkan izin usaha dan izin komersial atau operasional.  Penguatan kemandirian ekonomi di Desa Bunut Seberang, Kabupaten Asahan, menjadi fokus utama melalui pelaksanaan pelatihan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Desa ini memiliki potensi ekonomi yang signifikan, namun untuk mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi lokal, diperlukan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pendaftaran NIB. Penguatan kemandirian ekonomi ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan usaha yang lebih kondusif, meningkatkan aksesibilitas terhadap pembiayaan, dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas. Dengan demikian, Desa Bunut Seberang dapat menjadi model dalam penerapan pendaftaran NIB sebagai upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di tingkat lokal.
Pengembangan Masyarakat Melalui Pendampingan Pengelolaan Produk Untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Nisfu Fhitri; Rumondang Rumondang; Hamidah Siregar; M Saleh Malawat; Dian Wahyuni; Normansyah Normansyah; Abd Khauf Pase; Heri Prasuanda; Widya Ayu Pratiwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7315

Abstract

Tujuan dari pendampingan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan produk, memperkenalkan strategi pengembangan produk baru berbasis lokal, serta meningkatkan keterampilan dalam manajemen bisnis. Melalui pelatihan dan pendampingan terintegrasi, diharapkan masyarakat Desa Bunut Seberang dapat mengoptimalkan potensi ekonomi lokal mereka, menciptakan nilai tambah pada produk, dan meningkatkan daya saing di pasar. Bantuan pemberdayaan masyarakat merupakan strategi penting dalam pembangunan perekonomian desa yang berkelanjutan dan inklusif, dimana masyarakat desa dapat mewujudkannya memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Ini Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat pedesaan mengembangkan perekonomian daerahnya berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Penelitian Berbasis Komunitas (CBR) dengan menggunakan Pendekatan Forum Group Discussion (FGD) dalam pelatihan dan pendampingan. Itu Hasil dari pengabdian ini adalah bantuan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan perekonomian desa.