Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Pembukuan Sederhana Bagi Masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Untuk Peningkatan Perekonomian Heri Prasuanda; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Hamidah Siregar; Normansyah Normansyah; Indah Sibuea; Darma Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7218

Abstract

Keberadaan UMKM mempunyai peranan penting dalam perekonomian, baik dalam menyerap tenaga kerja,  memberikan devisa negara, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah berupa pajak. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah kesulitan  pemasaran, keterbatasan inovasi dan teknologi, terutama keterbatasan dalam penyusunan akuntansi sederhana. Dengan memberikan pelatihan akuntansi sederhana kepada UMKM memberikan masukan bagaimana mengatur akuntansi antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga dapat  mempermudah proses pencatatan arus kas dan kinerja yang dicapai UMKM. Kegiatan pengabdian  kepada masyarakat  ini bertujuan agar pelaku ekonomi memahami dasar-dasar dan tata cara melakukan pembukuan dan akuntansi sederhana serta mampu menyusun laporan keuangan. Metode yang diterapkan dalam PKM kali ini adalah workshop dengan  menggunakan alat bantu seperti laptop, smartphone dan proyektor. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah, praktik langsung, tanya jawab, dan diskusi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menciptakan motivasi  dan semangat bagi anggota UMKM untuk berlatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM, sekaligus memberikan pengetahuan tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan  melalui akuntansi sederhana. Berdasarkan observasi langsung, wawancara, dan  tanya  jawab kepada  peserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini telah membuahkan hasil, yaitu  motivasi dan semangat para anggota UMKM untuk melatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM serta memberikan ilmu pengetahuan. tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan melalui akuntansi sederhana.
Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan M Saleh Malawat; Rumondang Rumondang; Normansyah Normansyah; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; Nisfu Fhitri; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Abd Khauf Pase; Indah Sibuea; Darma `Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7342

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian warga Desa Bunut Seberang dengan mengembangkan budidaya  ikan lele . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif . Kegiatan ini melibatkan komunitas sebagai mitra dan subjek penelitian. . Kajian ini meliputi langkah-langkah: sosialisasi, pelatihan, pendampingan,  evaluasi, dan penguatan. Data dikumpulkan melalui data sekunder, observasi langsung, wawancara terhadap informan kunci, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan budidaya ikan lele telah berhasil meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, aspek ekonomi dan sosial  masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi  keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat, dukungan dan  kerjasama pemangku kepentingan, ketersediaan dan  kelayakan sumber daya, serta penerapan metode  partisipatif. Dampak jangka panjang dari pemberdayaan komunitas adalah sebagai berikut: komunitas dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing, masyarakat mampu meningkatkan kualitas  hidup, kemandirian, dan kesejahteraan; masyarakat dapat berkontribusi dalam pengembangan wilayah  khususnya di  bidang perikanan.
Pelatihan Pembuatan Pembukuan Sederhana Bagi Masyarakat Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan Untuk Peningkatan Perekonomian Heri Prasuanda; Rumondang Rumondang; Nisfu Fhitri; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; M Saleh Malawat; Abd Khauf Pase; Hamidah Siregar; Normansyah Normansyah; Indah Sibuea; Darma Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7218

Abstract

Keberadaan UMKM mempunyai peranan penting dalam perekonomian, baik dalam menyerap tenaga kerja,  memberikan devisa negara, dan memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah berupa pajak. Permasalahan yang dihadapi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah kesulitan  pemasaran, keterbatasan inovasi dan teknologi, terutama keterbatasan dalam penyusunan akuntansi sederhana. Dengan memberikan pelatihan akuntansi sederhana kepada UMKM memberikan masukan bagaimana mengatur akuntansi antara pemasukan dan pengeluaran, sehingga dapat  mempermudah proses pencatatan arus kas dan kinerja yang dicapai UMKM. Kegiatan pengabdian  kepada masyarakat  ini bertujuan agar pelaku ekonomi memahami dasar-dasar dan tata cara melakukan pembukuan dan akuntansi sederhana serta mampu menyusun laporan keuangan. Metode yang diterapkan dalam PKM kali ini adalah workshop dengan  menggunakan alat bantu seperti laptop, smartphone dan proyektor. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah, praktik langsung, tanya jawab, dan diskusi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menciptakan motivasi  dan semangat bagi anggota UMKM untuk berlatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM, sekaligus memberikan pengetahuan tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan  melalui akuntansi sederhana. Berdasarkan observasi langsung, wawancara, dan  tanya  jawab kepada  peserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini telah membuahkan hasil, yaitu  motivasi dan semangat para anggota UMKM untuk melatih kewirausahaan, meningkatkan kreativitas dan inovasi anggota UMKM serta memberikan ilmu pengetahuan. tentang pentingnya pencatatan transaksi keuangan melalui akuntansi sederhana.
Pemberdayaan Masyarakat Tentang Usaha Budidaya Ikan Lele Dalam Meningkatkan Nilai Perekonomian Di Desa Bunut Seberang Kabupaten Asahan M Saleh Malawat; Rumondang Rumondang; Normansyah Normansyah; Dian Wahyuni; Hadi Suriono; Nisfu Fhitri; Heri Prasuanda; Hamidah Siregar; Abd Khauf Pase; Indah Sibuea; Darma `Syahputra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7342

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian warga Desa Bunut Seberang dengan mengembangkan budidaya  ikan lele . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif . Kegiatan ini melibatkan komunitas sebagai mitra dan subjek penelitian. . Kajian ini meliputi langkah-langkah: sosialisasi, pelatihan, pendampingan,  evaluasi, dan penguatan. Data dikumpulkan melalui data sekunder, observasi langsung, wawancara terhadap informan kunci, dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui  pengembangan budidaya ikan lele telah berhasil meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, aspek ekonomi dan sosial  masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi  keberhasilan pemberdayaan masyarakat adalah dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat, dukungan dan  kerjasama pemangku kepentingan, ketersediaan dan  kelayakan sumber daya, serta penerapan metode  partisipatif. Dampak jangka panjang dari pemberdayaan komunitas adalah sebagai berikut: komunitas dapat mengembangkan usaha budidaya ikan lele yang mandiri, berkelanjutan dan berdaya saing, masyarakat mampu meningkatkan kualitas  hidup, kemandirian, dan kesejahteraan; masyarakat dapat berkontribusi dalam pengembangan wilayah  khususnya di  bidang perikanan.