Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembukuan Sederhana Untuk UMKM Kelurahan Bugangan Kota Semarang Melisa Anggraini; Dwi Hayu Estrini; Tiara Rani Santoso; Indra Sukma Subagyo; Agnes Ivena Engracia; Fransiskus Selamat Putra Zebua
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7391

Abstract

Kewirausahaan adalah salah satu tiang penyangga perekonomian yang sangat penting bagi sebuah negara. Keberhasilan sebuah kewirausahaan tercermin dalam perkembangan UMKM yang dimiliki oleh suatu negara. Salah satu faktor penting yang dapat menghambat pertumbuhan UMKM adalah faktor keuangan. Pemahaman yang kurang akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dapat menjadi penyebab kebangkrutan suatu usaha. Pemahaman akan pengelolaan keuangan yang baik bagi UMKM menjadi penting untuk dipahami. Pemahaman ini akan mengarahkan UMKM dapat berkelanjutan dan terhindar dari masalah kebangkrutan serta memiliki strategi bisnis yangbaik. Laporan keuangan sederhana bagi UMKM biasanya terkait dengan pemisahan transaksi bisnis dan transaksi pribadi, kartu persediaan, kartu aset, dan laporan arus kas. Untuk memperoleh pemahaman yang baik maka sosialisasi kepada masyarakat dibutuhkan agar masyarakat terkait dapat merinci secara detail persediaan dan aset yang mereka miliki serta perputaran uang yang mereka miliki. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi ini adalah kelompok masyarakat UMKM Kelurahan Bugangan. Sosialisasi dilakukan melalui seminar dan tanya jawab. Hasil sosialisasi ini ditunjukkan dalam bentuk form pertanyaan. Selain itu hasil sosialisasi juga tercermin dalam bentuk tanya jawab yang dilakukan selama kegiatan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat UMKM Kelurahan Bugangan masih belum menerapkan pengelolaan UMKM yang baik sehingga ketika kegiatan sosialisasi berlangsung mereka banyak melakukan tanya jawab dengan pihak pembicara
Pembukuan Sederhana Untuk UMKM Kelurahan Bugangan Kota Semarang Melisa Anggraini; Dwi Hayu Estrini; Tiara Rani Santoso; Indra Sukma Subagyo; Agnes Ivena Engracia; Fransiskus Selamat Putra Zebua
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7391

Abstract

Kewirausahaan adalah salah satu tiang penyangga perekonomian yang sangat penting bagi sebuah negara. Keberhasilan sebuah kewirausahaan tercermin dalam perkembangan UMKM yang dimiliki oleh suatu negara. Salah satu faktor penting yang dapat menghambat pertumbuhan UMKM adalah faktor keuangan. Pemahaman yang kurang akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dapat menjadi penyebab kebangkrutan suatu usaha. Pemahaman akan pengelolaan keuangan yang baik bagi UMKM menjadi penting untuk dipahami. Pemahaman ini akan mengarahkan UMKM dapat berkelanjutan dan terhindar dari masalah kebangkrutan serta memiliki strategi bisnis yangbaik. Laporan keuangan sederhana bagi UMKM biasanya terkait dengan pemisahan transaksi bisnis dan transaksi pribadi, kartu persediaan, kartu aset, dan laporan arus kas. Untuk memperoleh pemahaman yang baik maka sosialisasi kepada masyarakat dibutuhkan agar masyarakat terkait dapat merinci secara detail persediaan dan aset yang mereka miliki serta perputaran uang yang mereka miliki. Kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi ini adalah kelompok masyarakat UMKM Kelurahan Bugangan. Sosialisasi dilakukan melalui seminar dan tanya jawab. Hasil sosialisasi ini ditunjukkan dalam bentuk form pertanyaan. Selain itu hasil sosialisasi juga tercermin dalam bentuk tanya jawab yang dilakukan selama kegiatan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat UMKM Kelurahan Bugangan masih belum menerapkan pengelolaan UMKM yang baik sehingga ketika kegiatan sosialisasi berlangsung mereka banyak melakukan tanya jawab dengan pihak pembicara
The Influence of the Independence of the Board of Directors, Audit Committee, and Background of the Board of Directors on Fraud Detection Fransiskus Selamat Putra Zebua; Melisa Anggraini; Dwi Hayu Estrini
Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS) Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Multidisciplinary Sciences (IJoMS)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/ijoms.v5i1.2436

Abstract

This study aims to analyze the influence of the elements of corporate governance on fraud detection. Fraud in financial statements is an important issue because it can reduce the credibility of the company, reduce investor confidence, and weaken the effectiveness of corporate governance. This research uses a quantitative approach with secondary data obtained from the company's annual reports and financial statements. The sampling technique used was purposive sampling, and 134 observation data were obtained. Data analysis was carried out using multiple linear regression by first performing classical assumption tests, which included normality, multicollinearity, autocorrelation, and heteroscedasticity tests. Fraud detection was measured using the F-Score method, while the independence of the board of directors was measured by the proportion of independent directors, the audit committee was measured by the frequency of meetings, and the background of the board of directors was measured by the proportion of directors who had economic or financial education. The results of the study show that the elements of corporate governance have a significant effect on fraud detection with negative coefficients. These findings indicate that the improvement of the governance mechanism is likely to be followed by a decrease in the rate of fraud detection, which reflects that the monitoring mechanism functions more as a preventive measure than the detection of fraud. This research provides the implication that the effectiveness of corporate governance does not only depend on formal structures, but also on the quality of implementation, competence, and substantive independence in carrying out supervisory functions.