Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI APLIKASI AVENZA MAPS UNTUK PENGUKURAN BATAS TANAH SECARA MANDIRI DI DESA LAPEO Ismail Ismail; Jafar Mukhlis; Zul Asriana; Rahmiyatal Munaja; Yusrialdi Yusrialdi; Jamaluddin Jamaluddin; Limung Limung
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7559

Abstract

Suatu permasalahan dapat mengakibatkan suatu gangguan menuju ketertiban umum, maka dari itu tanah sudah dianggap sebagai sebuah harta yang memang penting sekali, Tanah juga seringkali menghibahkan getaran dan sering menimbulkan kegoncangan dalam masyarakat, lalu sektor tanah mengakibatkan permasalahan dalam pembangunan nasional (Salindeho, 1998). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrmapilan masyarakat untuk melek teknologi dengan memanfaatkan aplikasi avenza maps. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan praktek langsung yang terdiri dari 3 tahapan pelaaksanaan pelatihan. Tahapan tersebut yaitu observasi untuk mengidentifikasi permasalahan, pemberian materi tentang Avenza Maps yang dilanjutkan dengan praktek langsung di lapangan dan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta bertambah dengan indikator peserta mampu mengoperasikan aplikasi Avenza Maps untuk mengambil batas tanah secara mandiri dengan mengambil koordinat di lapangan.
Analisis Morfologi Perkotaan di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa Zul Asriana
Jurnal sosial dan sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v3i12.1134

Abstract

Latar Belakang: Suatu kota dalam perkembangannya memiliki karakteristik bentuk yang disebut morfologi kota. Morfologi kota terbentuk karena adanya interaksi baik secara spasial maupun kegiatan masyarakat. Morfologi kota di kecamatan Balla mengalami perubahan, dimana aspek-aspek tersebut adalah penggunaan lahan yang semakin meningkat berbanding terbalik dengan ketersediaan lahan yang semakin berkurang. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi morfologi kota di kecamatan Balla dengan menggunakan metodologi kualitatif melalui analisis spasial Metode: Analisis spasial ini dilakukan untuk melihat pola plot bangunan, pola jaringan jalan dan sistem bangunan Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perubahan morfologi kota kecamatan Balla didominasi oleh lahan yang tidak terbangun seperti perkebunan dan tanah kosong menjadi perumahan baru Kesimpulan: Perubahan inilah yang membentuk morfologi kota kecamatan Balla membentuk pola permukiman menyebar
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI APLIKASI AVENZA MAPS UNTUK PENGUKURAN BATAS TANAH SECARA MANDIRI DI DESA LAPEO Ismail Ismail; Jafar Mukhlis; Zul Asriana; Rahmiyatal Munaja; Yusrialdi Yusrialdi; Jamaluddin Jamaluddin; Limung Limung
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7559

Abstract

Suatu permasalahan dapat mengakibatkan suatu gangguan menuju ketertiban umum, maka dari itu tanah sudah dianggap sebagai sebuah harta yang memang penting sekali, Tanah juga seringkali menghibahkan getaran dan sering menimbulkan kegoncangan dalam masyarakat, lalu sektor tanah mengakibatkan permasalahan dalam pembangunan nasional (Salindeho, 1998). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrmapilan masyarakat untuk melek teknologi dengan memanfaatkan aplikasi avenza maps. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan praktek langsung yang terdiri dari 3 tahapan pelaaksanaan pelatihan. Tahapan tersebut yaitu observasi untuk mengidentifikasi permasalahan, pemberian materi tentang Avenza Maps yang dilanjutkan dengan praktek langsung di lapangan dan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta bertambah dengan indikator peserta mampu mengoperasikan aplikasi Avenza Maps untuk mengambil batas tanah secara mandiri dengan mengambil koordinat di lapangan.
Pelatihan dan Pendampingan Penerapan Platform Media Sosial untuk Dokumentasi dan Pemasaran Produk di Desa Sepabatu: Training and Assistance Program on Utilizing Social Media Platforms for Product Documentation and Marketing in Sepabatu Village Zul Asriana; Windy Septi Sintia; Ummu Kalsum Basman; Muh Sukran; Nurung Ilahi
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8290

Abstract

Perkembangan era digital mengharuskan generasi muda untuk beradaptasi dengan metode pemasaran digital guna mendirikan usaha baru. Banyak pemuda di desa Sepabatu memiliki potensi kewirausahaan namun kurang menguasai pemasaran digital, sehingga membatasi akses mereka ke pasar. Proyek layanan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan dukungan dalam penggunaan platform media sosial untuk dokumentasi dan promosi produk dalam upaya meningkatkan kemampuan pemuda dalam menghasilkan konten digital yang menarik dan menumbuhkan motivasi kewirausahaan di bidang digital. Acara ini dilaksanakan dengan metode pemberdayaan dan partisipatif di Balai Desa Sepabatu, dengan kehadiran 25 pemuda. Kegiatan layanan masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga fase metodis: konseling awal dan pemahaman, penerapan praktis teknik fotografi produk, pembuatan konten promosi, dan pemeliharaan akun media sosial, yang diakhiri dengan tahap evaluasi. Proyek komunitas ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang diperlukan bagi pemuda desa Sepabatu dalam berwirausaha di bidang digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kompetensi digital peserta. Penilaian melalui tes awal dan tes akhir menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan awal peserta, yang relatif kurang, mengalami peningkatan signifikan setelah pelatihan, terutama dalam hal kemampuan menulis konten promosi, mengambil foto produk, dan memahami fungsi media sosial. Diharapkan setelah inisiatif layanan masyarakat ini, pemuda akan terinspirasi dan mampu secara mandiri menerapkan taktik pemasaran digital untuk mendokumentasikan dan mempromosikan produk mereka dengan efektif.