Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Akibat Aplikasi Pupuk Organik Sabut Kelapa Limbah Pupuk Organik Cair (POC) M. Faizi; Sri Hariningsih Pratiwi; Retno Tri Purnamasari
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 4, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui respon tanaman terung terhadap aplikasi pupuk organik sabut kelapa limbah Pupuk Organik Cair (POC) yang diamati saat fase generatif. Penelitian dilakukan di Desa Tembokrejo, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dengan ketinggian ± 5 m dpl pada bulan April sampai Agustus 2020.Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan antara lain P0= Kontrol, P1= 7 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC, P2= 14 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC, P3= 21 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC. Pengamatan terdiri dari diameter, panjang, bobot buah per tanaman, bobot buah per petak dan bobot buah per hektar.Hasil penelitian menunjukkan sabut kelapa limbah POC menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap hasil tanaman terung. Dosis serabut kelapa limbah POC 21 ton ha-1 memberikan diameter dan panjang buah tertinggi masing-masing sebesar 6,04 cm dan 28,95 cm yang diikuti dengan hasil panen sebesar 69,97 ton.ha-1.
Pengaruh Perbedaan Varietas dan Dosis Pupuk Kalium pada Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Margi Agung; Sulistyawati Sulistyawati; Retno Tri Purnamasari
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 4, No 1 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan di Desa Sumbersuko, Kec. Gempol, Kab. Pasuruan, ketinggian tempat 200 mdpl dengan suhu harian rata-rata 22-25ºC, bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kalium pada dua varietas ubi jalar. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan delapan perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan merupakan kombinasi dari varietas Sari dan Cilembu dengan dosis pupuk KCl, sebagai berikut: P1: Varietas Sari+KCl 80 kg ha-1, P2: Varietas Sari+KCl 120 kg ha-1, P 3: Varietas Sari+KCl 160 kg ha-1, P4: Varietas Sari+KCl 160 kg ha-1, P5: Varietas Cilembu+KCl 80 kg ha-1, P6: Varietas Cilembu+KCl 120 kg ha-1, P7: Varietas Cilembu+KCl 160 kg ha-1 dan P8: Varietas Cilembu+KCl 160 kg ha-1.Parameter pengamatan meliputi panjang sulur, jumlah daun, luas daun, panjang umbi, diameter umbi, jumlah umbi tanaman-1, bobot umbi tanaman-1 dan bobot umbi ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kalium berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi ubi jalar, baik varietas Sari maupun Cilembu. Perlakuan P4 (Varietas Sari + KCl 160   kg ha-1) menghasilkan panjang sulur, jumlah daun tanaman-1, luas daun, panjang umbi, diameter umbi, jumlah umbi tanaman-1, bobot umbi tanaman-1 dan bobot umbi ha-1 terbaik.
Pengaruh Cendawan Mikoriza Arbuscular (CMA) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) M. Faizi; Retno Tri Purnamasari
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung manis termasuk komoditas pangan yang banyak diminati oleh masyarakat. Dapat dikonsumsi sebagai jagung bakar,pelengkap sayuran dan lauk, kue atau produk olahan lain. Permintaan jagung manis yang terus meningkat dari tahun ketahun merupakan peluang bagi petani untuk membudidayakan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk keberhasilan budidaya jagung manis adalah mengusahakan agar unsur hara dalam tanah tersedia dan dapat diserap secara optimal oleh tanaman. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan Cendawan Mikoriza Arbuscular (CMA) pada tanaman melalui tanah.Penelitian dilaksanakan di Desa Krapyak Rejo, Kel. Pohjentrek, Kec. Panggungrejo, Kota Pasuruan pada bulan Agustus-November 2018. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu M0: CMA 0 g tanaman-1, M1: CMA 5 g tanaman-1, M2: CMA 7,5 g tanaman-1 dan M3: CMA 10 g tanaman-1 dengan ulangan enam kali. Tujuan penelitian adalah mengetahui dosis CMA yang tepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang optimal.Hasil penelitian menunjukkan pemberian cendawan mikoriza berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Perlakuan mikoriza dosis 10 g tanaman-1 memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih tinggi pada semua parameter. Jagung manis dengan dosis mikoriza 10 g tanaman-1 menghasilkan bobot tongkol hektar-1 sebesar 20,60 ton ha-1, diikuti dosis mikoriza 7,5 g tanaman-1 sebesar 19,03 ton ha-1, dosis mikoriza 5 g tanaman-1 menghasilkan 17,98 ton ha-1 dan hasil lebih rendah pada kontrol yaitu sebesar 17,42 ton ha-1.