Aneu Susimie Hilmi
Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSPEKTIF GENDER DAN TRANSFORMASI BUDAYA DALAM NOVEL INDONESIA BERWARNA LOKAL JAWA Aneu Susimie Hilmi
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.6349

Abstract

Perspektif Gender dan Transformasi Budaya dalam Novel Indonesia Berwarna Lokal Jawa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh perempuan Jawa dalam novel Indonesia berwarna lokal Jawa dengan kajian perspektif gender dan transformasi budaya. Dua belas novel yang diteliti, yakni Burung-Burung Manyar (BBM) dan Romo Rahadi (RR) karya YB Mangunwijaya, Canting karya Arswendo Atmowiloto, Para Priyayi (PP), Sri Sumarah (SS) dan Bawuk (B) karya Umar Kayam. Ronggeng Dukuh Paruk (RDP), Lintang Kemukus Dini Hari (LKDH), dan Jentera Bianglala (JB) karya Ahmad Tohari, Pada Sebuah Kapal (PSK), Tirai Menurun karya Nh. Dini, dan Pariyem (P) karya Linus Suryadi AG. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik utama yang digunakan adalah analisis isi dengan pembacaan dan penafsiran berulang-ulang, kemudian diintegrasikan dengan wawancara pakar, analisis riwayat hidup pengarang, dan triangulasi penafsiran dari berbagai sumber. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa karakter perempuan Jawa dalam novel yang diteliti mengalami perubahan yang berkaitan dengan transformasi budaya. Mereka bukan konco wingking, melainkan aktif berperan pada sektor publik sebagai pencari nafkah keluarga. Mereka juga bukan perempuan biasa yang pasif, melainkan aktif memecahkan masalah kehidupan. Kesetaraan gender dan transformasi budaya terdapat dalam karakter tokoh perempuan Jawa dalam novel Indonesia berwarna lokal Jawa yang diteliti.Kata Kunci: perempuan jawa; karakter; gender; dan transformasi.