Erlinda Nofasari
SPs UPI Pendidikan Bahasa Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMPARATIF STRUKTUR CERITA DALAM CERITA RAKYAT SAMPURAGA (MANDAILING, SUMUT) DENGAN BUKIT SAMPURAGA VERSI DAYAK TOMUN (KALIMANTAN TENGAH) Erlinda Nofasari
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16333

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ketertarikan peneliti pada cerita rakyat Indonesia. Banyak ditemukan cerita rakyat yang memiliki kemiripan tema. Peneliti memilih ceita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumatera Utara) untuk dibandingkan dengan cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut), (2) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah), (3) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Sampuraga dan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun. Data diperoleh dengan cara teknik baca dan catat. Pendekatan yang digunakan, yaitu: pendekatan sastra bandingan, pendekatan struktur cerita A.J. Greimas. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa bagian dari cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) mempunyai struktur cerita yang sama. Namun, terdapat juga perbedaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Sampuraga (Mandailin, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) tidak saling mempengaruhi, hal tersebut dapat dilihat dari ciri khas masing-masing daerah yang merupakan gambaran kehidupan masyarakat Mandailing, Sumut dan Kalimantan Tengah.