Aziz, Mokhamad Abdul
Islamic Communication Journal

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEDIA MASSA ISLAM DALAM TATANGAN GLOBAL (Analisis Dakwah dan Cyber Media di Indonesia) Aziz, Mokhamad Abdul
Islamic Communication Journal Vol 2, No 2 (2017): Edisi Juli-Desember
Publisher : Islamic Communication Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalization requires people to be wise. Because, globalization has two different sides, can even contradict each other. On the one hand, globalization offers convenience and promises progress. However, on the other hand, globalization can be destructive, even destructive if one rejects it. Admittedly or not, the impac t of globalization  is  very  influential  on  the behavior  and  culture  of  people  in  developing countries, especially Indonesia. World globals and challenges must be addressed with wisdom and positive thinking, because globalization and modernization are indispensable and beneficial for progress.----------------------------------------------------------------------------------------Globalisasi menuntut manusia bersikap bijak. Sebab, globalisasi memiliki dua sisi yang berbeda, bahkan bisa saling bertentangan. Di satu sisi, globalisasi menawaran kemudahan dan menjanjikan kemajuan. Namun, pada sisi yang lain, globalisasi bisa merusak, bahkan bisa menghancurkan jika salah menyikapinya. Diakui atau tidak, dampak globalisasi kenyataannya sangat berpengaruh terhadap prilaku dan budaya masyarakat di negara berkembang, khususnya Indonesia. Pengglobalan dunia dan tantangannya harus disikapi dengan arif dan  positive thinking, karena globalisasi dan modernisasi sangat diperlukan dan bermanfaat bagi kemajuan.
NETIZEN JURNALISME DAN TANTANGAN DAKWAH DI MEDIA BARU Aziz, Mokhamad Abdul
Islamic Communication Journal Vol 3, No 2 (2018): Edisi Juli - Desember
Publisher : Islamic Communication Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan media lama ke media baru diikuti dengan budaya baru masyarakat informasi. Mereka menyerbu internet dengan berbagai kompleksitasnya. Hal ini telah menguatkan budaya jurnalisme warga yang telah muncul beberapa tahun sebelumnya. Era kini bisa disebut sebagai era netizen journalism, yang harapannya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Namun, saat ini tidak bisa dielakkan, dampak negatif internet begitu nyata, terbukti dengan banyaknya pelanggaran dan penyalahgunaannya. Ketidakpahaman atau keterbatasan pengetahuan netizen mengenai etika dan prinsip yang harus digunakan dalam bermedia sosial, maka dampak buruk terhadap penggunanya tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu, diperlukan literasi media yang menyeluruh dan kontestual untuk menjelajah seluruh netizen agar memahami netiket di media baru. Kini netizen telah Social media bahkan harus dimanfaatkan sebagai sarana dakwah. Para ulama perilaku mencari format strategi yang jitu untuk berdakwah di media sosial. 
Pilkada Serentak melalui DPRD: Sebuah Gagasan Mewujudkan Pilkada Demokratis Perspektif Pancasila dan UUD 1945 Aziz, Mokhamad Abdul
Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Vol 1, No 2 (2016): Pilkada Serentak di Indonesia
Publisher : Political Science Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1214.373 KB) | DOI: 10.15294/jpi.v1i2.6582

Abstract

Unison in the succeeding organized the elections after December 9, 2015 as part of efforts to strengthen electoral democracy, Indonesia faced with the challenges of building a democratic substance. One that deserves to be evaluated is a system of direct election by the people. Although it has been conducted simultaneously, direct election is still too extravagant, yet produces the ideal leader, even a lot of them were involved in corruption cases, and most important their actions are not in line with the Indonesian democracy typical. Pancasila mandates that Indonesia's democracy is a democracy that is led by the inner wisdom of deliberations-representation. This is called modern democracy. Through Parliament elections simultaneously is the solution to realize the Indonesian democratic elections typical.