Sylvia Meristika Rahman
Politeknik Kesehatan Bhakti Pertiwi Husada, Kota Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Terapi Katogenik terhadap Penurunan Obesitas pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinunggal Kabupaten Sumedang Sylvia Meristika Rahman; Ratnaningsih Ratnaningsih
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.2 No.1 2020)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas merupakan keadaan yang menunjukkan ketidakseimbangan antara tinggi dan berat badan akibat jaringan lemak dalam tubuh sehingga terjadi kelebihan berat badan yang melampaui ukuran ideal. Obesitas terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar. Obesitas dapat terjadi pada siapa saja, baik balita maupun orang dewasa. Nifas merupakan suatu keadaan dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alatalat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil dan berakhir kira-kira 6 minggu. Masa postpartum merupakan masa pemulihan. Periode postpartum adalah waktu penyembuhan dan perubahan, waktu kembali ke keadaan tidak hamil. Obesitas mempunyai berbagai resiko penyakit, diantaranya diabetes mellitus, hipertensi, penyakit kardiovaskuler yang menyerang jantung dan sistem pembuluh darah yang dapat menjadi penyebab utama kematian pada orang dewasa di seluruh populasi. Berdasarkan studi pendahuluan peneliti pada bulan Maret 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinunggal, yaitu di kabupaten Sumedang, dari 10 ibu dengan masa late postpartum yang mengalami obesitas I (IMT 25.0-29.0 kg/m2) sebanyak 5 (50%) orang, dan yang mengalami obesitas II (IMT ≥30 kg/m2) sebanyak 1 (10%) orang. Aktivitas fisik merupakan penentu penting dalam peningkatan berat badan, karena kondisi yang inaktif dapat menimbulkan kejadian gizi lebih. Setelah melahirkan ibu akan mengalami gangguan pola tidur karena beban kerja akan bertambah dengan bangun malam untuk menyusui dan mengganti popok bayi. Pemberian ASI dengan manajemen laktasi yang tepat akan menyebabkan penurunan berat badan yang optimal.