Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Bahaya Pajanan Debu Industri Terhadap Gangguan Sistem Pernafasan pada Karyawan di PT Semen Padang Astrina Aulia; Melda Saputri; Jihan Faradisha; Fluorina Oryza Muslim; Sylvia Nengcy; Miftahurrahmi Fitri; Marhadi Effendi; Gebrian Aprilio Wahyu
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 2 No. 2 (2023): JPIK - Desember 2023 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : STIKes Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v2i2.37

Abstract

PT. Semen Padang merupakan Industri pengolahan bahan baku mineral yang di setiap proses produksinya banyak menghasilkan debu. Pajanan debu mengakibatkan Penyakit pernapasan yang ditimbulkan oleh debu Particulate Matter 10 (PM10). Penyakit yang biasanya timbul akibat pajanan debu adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Data sepuluh penyakit tertinggi di PT. Semen Padang tahun 2018 dan 2019 menunjukan ISPA sebagai penyakit yang menempati urutan pertama dengan kasus yang meningkat setiap tahunnya. Pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kepada 32 pekerja dari berbagai bagian yang dilaksanakan di Aula Diklat PT. Semen Padang. Sebelum melaksanakan penyuluhan diberikan pre-test kepada responden untuk mengukur pengetahuan dasar tentang debu industri dan ISPA, hasilnya banyak responden yang sudah mengetahui tentang informasi dasar dari debu industri dan ISPA, namun pada pertanyaan spesifik terkait pencegahan ISPA mereka masih kurang memahaminya. Setelah dilakukan penyuluhan dilakukan post-test dan hasil didapatkan lebih dari 30 responden menjawab betul untuk semua soal. Dapat diartikan adanya hasil yang baik dari penyuluhan ini selain mengubah pola pikir dan informasi yang diterima responden, terdapat juga umpan balik yang diterima berupa pertanyaan dan masukan dari responden terkait tema penyuluhan, responden juga mendapatkan informasi mengenai bahaya spesifik dari pajanan debu industri terhadap saluran pernafasan dan dampaknya.
Analisis Hubungan Shift Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Semen Padang Hospital Tahun 2025 Astrina Aulia; Sonia Fitri Muliana; Miftahurrahmi Fitri; Fluorina Oryza Muslim; Silvia Nengcy; Marhadi Efendi
KOLONI Vol. 5 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i2.865

Abstract

In healthcare settings, nurses play a crucial role as frontline providers in delivering patient care. However, this responsibility often results in high job demands, contributing to both physical and psychological burdens. This study employed a quantitative approach with an analytical observational design using a cross-sectional method. The study variables included demographic factors (age, length of service, and marital status) as independent variables, work shift as the main independent variable, and work stress as the dependent variable. The sample consisted of 69 nurses at Semen Padang Hospital (SPH), selected using a total sampling technique. The results showed a significant relationship between work shift and work stress (p-value = 0.012). Work shift can be considered one of the factors influencing work stress, indicating that appropriate shift arrangements may reduce the risk of work-related stress. It is recommended that hospital management optimize shift work arrangements through workload redistribution, particularly during morning and afternoon shifts, implementation of fair shift rotations, and provision of adequate rest periods. In addition, simplifying administrative tasks, enhancing organizational support, and implementing stress management programs are necessary to reduce nurses’ work stress levels.