Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Aktivitas Fisik dan Komunikasi Interpersonal dengan Jenis Regulasi Emosi pada Pelajar SMA Dhea Dhea Dwi Nanda Az-zahroh; Nuryani Sidarta
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 12 No 3 (2023): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v12i3.853

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja seseorang sering kali mengalami bermacam-macam perubahan mencakup perubahan fisiologis dan juga psikologis. Satu diantaranya yaitu perubahan sosioemosional, yang mana remaja mempunyai ketegangan emosi yang lumayan tinggi. Faktor yang dapat mempengaruhi regulasi emosi salah satunya adalah komunikasi interpersonal dan aktivitas fisik. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktivitas fisik, komunikasi interpersonal dan juga regulasi emosi pada remaja mempunyai hasil kurang baik. Tujuan: Meningkatkan kualitas regulasi emosi pada pelajar dengan menilai hubungan aktivitas fisik dan komunikasi interpersonal dengan jenis regulasi emosi pada pelajar SMA. Metode: Studi analitik observasional dengan desain cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Non-random sampling dengan metode Consecutive Sampling menggunakan kuesioner google form dengan sampel sebanyak 124 pelajar SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan jenis regulasi emosi (p value = 0,400). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan komunikasi interpersonal dengan jenis regulasi emosi (p value = 0,416). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan hasil tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan jenis regulasi emosi pada pelajar SMA. Dan juga tidak terdapat hubungan antara komunikasi interpersonal dengan jenis regulasi emosi pada pelajar SMA.
Hubungan Antara Obesitas Dengan Peningkatan Kurva Lumbal Pada Mahasiswa Fitriani Rahmawati; Nuryani Sidarta
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2021.v4.19-26

Abstract

LATAR BELAKANGMasalah kesehatan yang berhubungan dengan berat badan seperti obesitas telah berkembang semakin luas. Obesitas sendiri akan berdampak pada berbagai sistem di dalam tubuh termasuk sistem muskuloskeletal. Obesitas dengan penambahan lingkar pinggang akan menyebabkan perubahan biomekanik yang memberikan pengaruh pada perubahan kurva vertebra lumbal. Studi ini ingin melihat hubungan antara lingkar pinggang berlebih dengan kejadian hiperlordosis pada orang-orang yang mengalami obesitas. METODEPenelitian menggunakan studi analitik potong lintang yang mengikutsertakan 88 mahasiswa dan mahasiswi di Jakarta. Sampel di pilih dengan menggunakan metode Consecutive Non Random Sampling dengan mengikuti kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Kelompok mahasiswi yang masuk dalam kategori hamil, seorang atlet maupun yang memiliki riwayat gangguan pada struktur tulang belakang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan antara lain berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang serta pengukuran kurva lumbal dengan menggunakan flexible ruler. Derajat dosis lumbal dihitung dengan menggunakan rumus baku. Uji statistik Chi-square digunakan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara obesitas dan lingkar pinggang berlebih dengan hiperlordosis lumbal dengan nilai p<0.001. HASILDari 88 mahasiswa yang turut serta dalam penelitian ini, didapatkan hampir sepertiganya (27.3%) mengalami obesitas dan ditemukan 37 orang (42%) yang memiliki hiperlordosis lumbal. Dari hasil uji Chi-square didapatkan adanya hubungan antara status gizi obesitas dan lingkar pinggang berlebih dengan kejadian hiperlordosis lumbal (p=0.000). Pada penelitian ini tidak didapatkan hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian hiperlordosis. KESIMPULANPada penelitian ini menunjukkan bahwa berat badan obesitas dan lingkar pinggang yang berlebih memiliki hubungan dengan peningkatan kurva lumbal pada mahasiswa.