This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Winny Puspasari Thamrin
Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN OPTIMISME PADA ATLET BULU TANGKIS Rita Purnama Sari; Winny Puspasari Thamrin
Jurnal Psikologi Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2020.v13i2.3168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiric hubungan antara dukungan sosial dan optimisme pada atlet bulu tangkis. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment. Sampel dari penelitian ini adalah 50 atlet bulutangkis. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Untuk memperoleh data menggunakan skala dukungan sosial berdasarkan aspek-aspek dukungan sosial dan skala optimisme berdasarkan aspek-aspek optimisme. Koefisien korelasi diketahui sebesar r = 0.494 (p < .01) sehingga disimpulkan bahwa hipotesis diterima yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara dukungan sosial dan optimisme pada atlet bulu tangkis. Hal ini menunjukan adanya dukungan sosial dan optimisme pada atlet bulutangkis.
WORK FAMILY-CONFLICT DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA IBU BEKERJA Pratiwi Isti Anggarwati; Winny Puspasari Thamrin
Jurnal Psikologi Vol 12, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan work family conflict dan psychological well being pada ibu bekerja. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 96 orang ibu yang bekerja pada perusahaan swasta di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan atau metode kuantitatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala psychological well-being yang diadaptasi modifikasi dari Juita (2017) dan skala work family conflict yang diadaptasi dari Thamrin (2018). Teknik  pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi product pearson. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif work family conflict dan psychological well-being pada ibu bekerja. Hal ini memiliki arti bahwa semakin tinggi tingkat work family conflict individu maka semakin rendah tingkat psychological well-being, sehingga hipotesis pada penelitian ini diterima.
PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KOMITMEN KEORGANISASIAN PADA PEGAWAI BMKG Riska Anggraini; Winny Puspasari Thamrin
Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2019.v12i1.1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh quality of work life terhadap komitmen keorganisasian pada pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sampel penelitiannya adalah pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebanyak 105 pegawai dengan kriteria Pegawai Negeri Sipil (PNS) BMKG, telah bekerja di BMKG minimal 2 tahun dan berusia antara 21 sampai dengan 56 tahun, dengan teknik pengambilan data yaitu purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yaitu dengan penyebaran kuesioner mengenai quality of work life yang berjumlah 35 aitem berdasarkan Walton’s Model menurut Walton (1975) dan skala komitmen keorganisasian berjumlah 30 aitem berdasarkan Organizational Commitment Questionnaire (OCQ) menurut Steers dan Porter (1987). Berdasarkan pada analisis data yang dilakukan dengan menggunakan teknik regresi sederhana diperoleh R2 sebesar 0.545 (p < .01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis awal diterima, artinya quality of work life berpengaruh secara sangat signifikan terhadap komitmen keorganisasian pegawai Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa quality of work life memberikan sumbangan sebesar 54.5% terhadap komitmen keorganisasian, sedangkan sisanya sebesar 45.5% merupakan sumbangan dari variabel lain yang merupakan faktor di luar penelitian.