Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL JALAN UNTUK JALAN UMUM NON-TOL Hikmat Iskandar
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 28 No 1 (2011)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKStandar Pelayanan Minimal (SPM) jalan adalah ukuran teknis jalan yang harus diwujudkan oleh penyelenggara jalan agar jalan dapat beroperasi sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Ukuran teknis tersebut diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) no. 34 Tahun 2006 tentang jalan yang meliputi 2 hal : 1) SPM jaringan jalan dengan indikator kinerja aksesibilitas, mobilitas, dan keselamatan, dan 2) SPM ruas jalan dengan indikator kinerja kondisi jalan dan kecepatan. Penetapan SPM jalan lebih lanjut diatur melalui Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Pemen PU). SPM jalan wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai amanat PP no. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan pemerintahan antara Pemerintah Pusat, Profinsi, dan Kabupaten/Kota. Pemerintah pusat berkewajiban mengatur penetapan SPM jalan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan  daerah. Makalah ini bermaksud membahas SPM Jalan yang meliputi dasar hukum, indikator kinerja, dan penetapan SPM jalan serta pertimbangannya. Indikator kinerja pelayanan yang harus dipakai dalam SPM jalan merubah indikator pelayanan jalan selama ini yang menggunakan model kemantapan jalan. SPM jalan untuk kabupaten/kota yang telah ditetapkan mempertimbangkan kondisi pelayanan jalan yang telah berjalan. Percapaian target SPM 2014 merupakan upaya relasi good govermance dalam penyelenggaraan jalan.Kata Kunci : Kebijakan jalan, Peraturan Jalan, pelayanan jalan, jaringan jalan, ruas jalan.
Volume Pemakaian Bahan Bakar Truk Medium 2 AS Yang Beroperasi Di Ruas Jalan Wilayah Hikmat Iskandar
Jurnal Jalan-Jembatan No 2 (1987)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam proses perencanaan jalan yang berkaitan dengan analisa ekonomi jalan raya, volume pemakaian bahan bakar oleh kendaraan merupakan salah satu elemen Vechile Operating Cost (VOC) yang dominan. Selama ini angka-angka yang sering dipakai adalah angka-angka yang didasarkan kepada literatur luar negeri. Hal ini disebabkan karena angka-angka FC yang standar belum diterbitkan. Literatur dari luar negeri yang sering dipakai dipandang masih membutuhkan penyesuaian dengan kondisi di Indonesia, mengingat kecenderungan kemajuan teknology automotif dewasa ini dan kondisi perlalulintasan di Indonesia yang khas. Puslitbang Jalan bersama dengan pihak Bina Marga dan PT. Jasa Marga telah melakukan pengukuran kecil FC ini pada awal tahun 1987 dengan tujuan untuk membuat perbandingan terhadap literatur yang akan dipakai sebagai dasar perhitungan VOC rencana jalan toll Cikampek Padalarang. Pengukuran dilalkukan untuk 2 jenis Truk percobaan yang dioperasikan di ruas-ruas jalan toll Srondol - Jatingaleh Semarang. Hasil pengukuran menunjukan bahwa dibandingkan dengan nilai-nilai pada literatur, FC kedua jenis kendaraan ini pada umumnya lebi kecil.