edwin hidayat
Pusat Litbang Jalan dan Jembatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI TIPIKAL ZONA SELAMAT SEKOLAH PADA JALAN ARTERI PRIMER YANG MASUK WILAYAH PERKOTAAN edwin hidayat
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 29 No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAngka kecelakaan di Indonesia tiap tahun cenderung meningkat, dengan jumlah korban kecelakaan usia anak sekolah yang cukup tinggi. Salah satu alternative untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan Zona Selamat Sekolah (ZoSS). ZoSS didefinisikan sebagai lokasi diruas jalan tertentu yang merupakan zona kecepatan berbasis waktu untuk mengatur keceoatan kendaraan di lingkungan sekolah. ZoSS di desain agar kendaraan yang melewati daerah tersebut berkecepatan rendah sehingga memberikan waktu reaksi antisipasi gerak anak sekolah dasar yang bersifat spontan dan tak terduga. Evaluasi dilakukan pada ZoSS yang berada pada jalan 4 lajur 2 arah terbagi, dilakukan dengan mengukur kecepatan kendaraan dengan analisis statistik uji Z, kinerja jalan dengan MKJI 1997, serta mengetahui peresepsi dan preferensi masyarakat menggunakan metode social induktif dengan analisa deskriptif. Hasil dari penelitian tersebut, menunjukan kecepatan rata-rata kendaraan saat melintasi ZoSS adalah 36,62km/jam dimana melebihi standar yang seharusnya <_ 25 km/jam. Kemudian V/C rasio sebesar 0,48 sehingga kinerja jalan termasuk Level Of Service C. sedangkan peresepsi penyebrangan jalan, terdapat 25% penyebrangan jalan yang menyebrang tidak pada fasilitas penyebrangan (ZoSS), serta 68% responden mengalami kesulitan menyebrang karena kecepatan kendaraan yang terlalu tinggi sehingga perlu dibuat rekayasa lalu lintas (penambahan rambu) untuk mengurangi kecepatan agar sesuai dengan standar perencanaan dan upaya untuk memberikan penyadaran terhadap keselamatan di jalan raya kepada masyarakat. Kata kunci : Zona selamat sekolah (ZoSS), Level of Service (LOS), V/C Rasio, Kecepatan, Rekayasa lalu lintas
KARAKTERISTIK TINGKAT EMISI CO2 PADA BERBAGAI DERAJAT KEJENUHAN LALU LINTAS DI JALAN TOL Edwin Hidayat; Bintang Pamungkas; Redi Aditya; Ade Solihin; Disi Hanafiah; Yuni Arfah; Rosma Indriyani
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 30 No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDerajat kejenuhan lalu-lintas merupakan representasi dari kemampuan suatu ruas jalan dapat mengalirkan liran kendaraan, jika dilihat dari aspek lingkungan aliran kendaraan yang melaju di suatu ruas jalan menghasilkan polusi udara, salah satunya emisi CO2. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui karakteristik tingkat emisi CO2  yang didasarkan dari tingkat derajat kejenuhan lalu-lintas dijalan tol. Metode yang digunakan adalah dengan melakuakan studi kasus di jalan tol Jakarta-Cikampek, dengan pengambilan data selama tujuh kali dua puluh empat jam, lokasi pengambilan data primer berada di KM. 58.200 dengan tipe jalan 6/2D dan KM 14+200 dengan tipe 8/2D dimana lokasi penngamatan mempunyai alinyemen horizontal yang lurus dari alinyemen vertical yang rata bukan tanjakan atau turunan. Pengambilan data primer dengan menggunakan kamera video image processing, kemudian menghitung kapasitas serta volume jalan tol sehingga dihasilkan derajat kejenuhan dengan MKJI(1997). Data kecepatan kendaraan digunakan untuk menghitung kebutuhan BBM, dengan pendekatan persamaan dari LAPI ITB (1996) serta penggunaan faktor emisi dari Permen LH No. 12/2010. Kemudian dianalisis dengan uji statistik. Dari hasil kajian didapatkan karakteristik tingkat emisi CO2 dengan beberapa tingkat derajat kejenuhan lalu lintas jalan tol. Analisa dengan uji statistic menghasilkan pula persamaan-persamaan dengan koefisien determininasi yang cukup signifikan diharapkan persamaan-persamaan hubungan tersebut dapat digunakan untuk inventarisir tingkat emisi CO2  dengan dasar tingkat derajat kejenuhan untuk jalan tol di Indonesia, sehingga dapat dimanfaatkan untuk langkah mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.Kata kunci :  Derajat Kejenuhan, Emisi CO2, Bahan Bakar Minyak (BBM), Jalan tol, Kecepatan