Madi Hermadi
Pusat Litbang Jalan dan Jembatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KANDUNGAN ASPHALTENE TERHADAP SIFAT REOLOGI DAN PENUAAN ASPAL Madi Hermadi; Nyoman Suaryana
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 30 No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSering kali ditemui aspal harus dimodifikasi karena memiliki kualitas yang tidak memadai untuk perkerasan jalan. Salah satu cara modifikasi adalah dengan merekayasa komposisi kimia. Untuk keperluan tersebut, perlu diketahui korelasi yang signifikan antara komponen kimia dengan kualitas aspal, terutama sifat reologi dan penuaan. Namun kajian pustaka menunjukkan sampai saat ini kolerasi tidak signifikan pada penelitian ini telah dilakukan pengkajian hubungan antara salah satu komponen aspal, yaitu Asphaltenes, dengan sifat regiologi dan penuaan aspal. Penelitian dilakukan dengan mengekstrasi Asphaltenes dari dua aspal yang berbeda, yaitu aspal minyak dan bitumen asbuton, dengan cara Rostler (ASTM D2006) dan Corbett (ASTM D4124). Selanjutnya, masing-masing Asphaltenes ditambahkan kedalam media aspal sebanyak 0%, 5% dan 10%  serta dicampur homogen. Perubahan regiologi dan penuaan aspal akibat penambahan Asphaltenes dianalisis secara statistik. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara Asphaltenes aspal minyak dengan Asphaltenes bitumen Asbuton. Hal ini membuka peluang kolerasi dapat digunakan secara umum untuk berbagi jenis aspal. Pola pengaruh kandungan Asphaltenes metode Rostler relatif sama dengan metode Corbett,namun nilainya tidak persis sama. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perbedaan pelarut yang digunakan. Pengaruh Asphaltenes terhadap penuaan menunjukkan Asphaltenes berkontribusi terhadap kecepatan penuaan sehingga harus diakomodir dalam indeks penuaan dengan kereaktifan tertentu. Hal ini berbeda dengan indeks durabilitas RDR dan GR yang tidak mengakomodirnya. Kata kunci :  Asphaltenes, aspal, Asbuton, reologi, penuaan
ASBUTON PELET SEBAGAI BAHAN TAMBAH UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT ASPAL DAN CAMPURAN BERASPAL Madi Hermadi; Kurniadji -
Jurnal Jalan-Jembatan Vol 31 No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeruntuhan lapis perkerasan beraspal yang diakibatkan oleh temperatur tinggi dan beban berat berupaketidaktahanan terhadap deformasi permanen dan retak lelah. Untuk menanggulangi hal tersebut maka salahsatu cara adalah dengan menambahkan Asbuton semi ekstraksi kedalam campuran beraspal. PenambahanAsbuton semi ekstraksi akan menurunkan nilai penetrasi dan meningkatkan nilai titik lembek aspal sehinggacampuran menjadi lebih tahan terhadap kerusakan deformasi permanen. Selama ini Asbuton semi ekstraksiyang sudah banyak digunakan adalah dalam bentuk pra-campur (20% Asbuton semi ekstraksi: 80% aspalminyak). Kendala dalam bentuk ini adalah terjadinya pengendapan mineral Asbuton pada ketel aspal. Untukmenghindari permasalahan tersebut maka dibuat Asbuton semi ekstraksi dalam bentuk pelet yangpenggunaannya di Asphalt Mixing Plant (AMP) langsung ditambahkan ke dalam campuran di pugmil melaluibin khusus. Untuk mengetahui sampai sejauh mana efektifitas penambahan Asbuton pelet maka telah dilakukanpengkajian terhadap sifat aspal minyak yang mengandung Asbuton pelet 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%serta terhadap sifat campuran yang menggunakan aspal dengan kandungan Asbuton pelet 0%, 15% dan 20%.Hasil pengkajian menunjukkan bahwa makin tinggi kandungan Asbuton pelet maka nilai penetrasi aspal makinrendah dan nilai titik lembek makin tinggi. Sedangkan sifat campuran menunjukkan makin tinggi kandunganAsbuton pelet akan menyebabkan makin tinggi nilai stabilitas Marshall, modulus resilien dan stabilitas dinamis.Kesimpulan yang diperoleh yaitu kandungan Asbuton pelet optimum adalah 15% diperoleh setelah dievaluasipula hasil uji kelelahan yang menunjukkan bahwa ketahanan campuran dengan 20% Asbuton pelet lebih rendahsedangkan campuran dengan 15% Asbuton pelet relatif sama bila dibandingkan dengan ketahanan campurantanpa Asbuton pelet.Kata kunci: Asbuton pelet, campuran beraspal, modulus resilien, uji kelelahan, stabilitas dinamis