Yusep Irsyad Najib Setiawan
Universitas Bina Bangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Ecoprint Sebagai Media Pembelajaran Kreatif Di SDN 1 Narimbang Mulia Yusep Irsyad Najib Setiawan; Dewi Robiatun Muharomah; Zidniy Mardjan Muhammad Mustika Umat; Putri Anggraeni; Tsahwa Nur Azizah; Suchi Amalia Margharetha; Vina Afriliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik ecoprint di SDN 1 Narimbang Mulia sebagai bentuk pengabdian masyarakat dalam mendukung pembelajaran kreatif dan ramah lingkungan di sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan konsep ecoprint kepada siswa, meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan bahan alami, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan seni berbasis praktik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Project-Based Learning berbasis STEAM. Kegiatan diawali dengan penyampaian teori mengenai konsep, manfaat, dan contoh produk ecoprint. Selanjutnya siswa kelas 5 melakukan praktik langsung dengan mengumpulkan daun dan bunga dari lingkungan sekolah, menyusunnya di atas kain putih, kemudian mencetak motif menggunakan teknik pounding. Hasil kegiatan menunjukkan siswa sangat antusias mengikuti setiap tahap, aktif berdiskusi, serta mampu bekerjasama dalam kelompok. Produk ecoprint yang dihasilkan memperlihatkan variasi motif yang unik dan kreatif, sekaligus memberikan pengalaman baru yang menyenangkan. Guru menilai kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan keterampilan seni, rasa percaya diri, serta sikap peduli lingkungan siswa. Kesimpulannya, ecoprint terbukti menjadi media pembelajaran efektif, inovatif, dan edukatif di sekolah dasar. Kegiatan ini disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui program ekstrakurikuler atau pelatihan lanjutan, sehingga dapat mendukung pembentukan karakter siswa sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.