Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Siswa Dalam Menulis Descriptive Text Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Tambusai Sondang Sari Situmorang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i1.64

Abstract

Penguasan materi pelajaran Bahasa Inggris dalam jenjang SMP meliputi enam keterampilan berbahasa, yaitu: menyimak, berbicara, membaca, memeriksa, menulis , dan mempresentasikan. Semua itu didukung oleh unsur-unsur bahasa lainnya, yaitu: kosa tata, tata bahasa dan pronunciation sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan. Dari keempat keterampilan berbahasa di atas, writing (menulis) merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa tentang mengungkapkan makna dalam langkah retorika dalam essai pendek sederhana dengan menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk descriptive pada semester 2 sebanyak 60% siswa masih berada di bawah KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran). Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba memaparkan topik analisa terhadap kemampuan siswa menulis teks berbentuk prosedur melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas VII semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menulis teks deskriptif, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan, Siswa dapat melibatkan diri secara aktif dalam kegiatan komunikasi dengan mengemukakan gagasan, pendapat dan perasaannya secara sederhana baik lisan maupun tertulis. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi/ pengamatan dan pemberian performance test siswa dengan bentuk test tulis. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pengamatan mengindikasikan bahwa 60% siswa terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Nilai siswa hasil dari evaluasi test tulis masih ada yang belum mencapai ketuntasan minimum. Akan tetapi dari 2 siklus yang dilakukan peneliti sudah terlihat peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif Akhirnya penulis menyimpulkan berdasarkan penjelasan pada pembahasan diatas bahwa tujuan penelitian yang telah dilaksanakan mengalami peningkatan. Dengan kata lain, implementasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif.