Kelengkapan pengisian formulir rekam medis pasien rawat jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung, masih terdapat formulir rekam medis yang kurang lengkap sehingga mempengaruhi informasi mengenai pasien dan laporan rutin yang dibuat oleh petugas rekam medis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat dan faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik sampel random sampling teknik ini digunakan untuk pengambilan sampel yang dilakukan secara acak serta berasal dari anggota populasi dan data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, cheklist dan tinjauan pustaka dengan menggunakan rumus slovin dengan hasil 92 formulir rekam medis. Hasil pengisian formulir rekam medis menunjukkan 95% kelengkapan data identitas, 77% laporan penting, 96% autentikasi review, dan 100% pencatatan yang baik tanpa ada ralat dan semua tulisan terbaca. Faktor sumber daya manusia di RSAU Lanud Sulaiman Bandung yaitu dokter dan perawat masih terdapat masalah yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran dan kedisiplinan dalam pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Faktor metode yaitu tidak adanya pemantauan terhadap ketidaklengkapan pengisian asesmen awal medis instalasi gawat darurat sehingga terjadi ketidaklengkapan yang berulang dan kurangnya sosialisasi SOP. Faktor materialnya adalah data rekapitulasi pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat yang tidak lengkap yang tidak dievaluasi. Faktor mesin adalah tidak adanya lembar kontrol untuk rekapitulasi kelengkapan pengisian formulir asesmen awal medis instalasi gawat darurat. Faktor motivasi adalah tidak adanya sanksi yang tegas serta dorongan semangat kerja.