Kenia Permata Sukma
Program Studi D3-Teknologi Bank Darah, Fakultas Kesehatan dan Teknik, Universitas Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK GEL LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS SAPROPHYTICUS Ria Khoirunnisa Apriyani; Ela Melani MS; Kenia Permata Sukma; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.19910

Abstract

Senyawa dengan aktivitas aktibakteri seperti antraquinon dan saponin yang dari ekstrak gel lidah buaya menunjukkan peran penting dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen sehingga mampu menjadi langkah alternatif pengendalikan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak gel lidah buaya dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus saprophyticus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi RS Santosa, Bandung 1-30 September 2023. Penelitian ini menggunakan desain metode deskriptif eksperimental laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Teknik pengambilan sampel yang dilakukan purposive sampling. Uji daya hambat ini menggunakan teknik difusi Kirby-Bauer dengan jumlah sel bakteri ± 1,5 x 10-8 CFU/ml (McFarland 0,5). Pengujian dilakukan dengan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak gel lidah buaya yaitu 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%, kontrol positif menggunakan antibiotik gentamisin, sedangkan kontrol negatif menggunakan aquades steril dan pengujian dilakukan hingga 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif model deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak gel lidah buaya memiliki aktivitas antibakteri pada semua konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus saprophyticus dengan kategori lemah hingga kuat yaitu 3,5 mm – 10,17 mm. Konsentrasi tertinggi ekstrak gel lidah buaya dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus saprophyticus yaitu pada konsentrasi 100% dengan rata-rata daya hambat 10,17 mm. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak gel lidah buaya yang digunakan maka semakin besar luas diameter zona inhibisi yang terbentuk.