Kecelakaan kerja merujuk pada peristiwa yang terjadi di lokasi kerja dan menyebabkan kerugian, sementara Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami Kecelakaan Kerja dan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2023. Populasi yang diteliti mencakup para pekerja yang terlibat dalam Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano yang memenuhi kriteria. Alat ukur dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat Kecelakaan Kerja pada pekerja dengan kategori tinggi sebanyak 2,7%, sedang 54,8%, dan rendah 42%, dimana kebanyakan mengalami luka goresan sebanyak 72 (98,63%), gangguan konsentrasi akibat getaran alat/mesin, dan terjatuh karena kondisi kerja yang licin sebanyak 40 (54,79%). Adapun Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja memiliki tingkat tinggi sebesar 86,3%, sedang 13,7%, dan rendah 0%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih terdapat kejadian kecelakaan kerja, seperti luka goresan, gangguan konsentrasi akibat getaran alat/mesin di proyek tersebut, dan tingkat Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja sudah baik meskipun masih terjadi Kecelakaan Kerja yang disebabkan oleh kelalaian pekerja. Oleh karena itu, diharapkan para pekerja meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, dan perusahaan harus lebih tegas dalam memberikan tindakan kepada para pekerja.