., Hendry
Universitas Kristen Krida Wacana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Lokasi Blackspot dan Tingkat Resiko Terjadinya Kecelakaan pada Jalan Arteri Daan Mogot, Jakarta Barat Tandi, Wheryn; ., Hendry; ., Mulatua
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 23 Juli-September 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakJalan Daan Mogot Jakarta (Km 1 sampai Km 11) merupakan ruas jalan dengan angka kecelakaan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik Blackspot serta memperhitungkan nilai risiko terjadinya kecelakaan, selanjutnya mencari korelasi antara nilai   risiko dengan nilai EAN. Penelitian dimulai dengan menganalisis data sekunder untuk menentukan lokasi Blackspot, kemudian data primer yang didapat dari hasil pengukuran secara langsung terhadap desain-desain jalan dan fasilitas pelengkap jalan untuk kemudian dicari nilai penyimpangan terhadap standar keselamatan yang akan menghasilkan nilai “peluang” terjadinya kecelakaan,  nilai “dampak” dan nilai “risiko” terjadinya kecelakaan di setiap zona yang telah ditentukan. Berdasarkan pengolahan data sekunder yang didapat dari korlantas Polri terdapat 10 zona Blackspot pada Jalan Daan Mogot. Karakteristik kecelakaan pada sepanjang jalan Daan Mogot didominasi oleh kelalaian pengendara, terserempet saat ingin mendahului, pindah lajur, kecepatan pengendara, menabrak pejalan kaki, dan kecelakaan saat berbelok/memutar arah. Tingginya nilai risiko dipengaruhi sebagian besar oleh kurangnya rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan jalan, dan fasilitas jembatan penyeberangan orang. Pada studi kasus Jalan Daan Mogot nilai risiko tertinggi berada di zona 5, yaitu 108.375 untuk arah Jakarta-Tangerang dan 102.125 untuk arah Tangerang-Jakarta. Hasil pengujian hubungan antara nilai EAN dan nilai risiko mendapatkan nilai 0,82 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara EAN dan Risikoterjadinya kecelakaan pada studi kasus Jalan Daan Mogot pada lokasi Blackspot.Kata Kunci: keselamatan jalan, evaluasi Blackspot, risiko kecelakaanAbstractDaan Mogot arterial road Jakarta (km1 to km11) is a road with high accident rate. The purpose of this study was to analyze the characteristics of black spot and calculate the risk value of an accident, then to look for correlations between the risk value and the EAN value. The study was started by analyzing secondary data to determine the location of black spot. Then, the primary data obtained from direct measurement results of the road designs and complementary facilities was calculated to find the deviation value to safety standards that resulted in "opportunities" value of accident, "impact” value and the "risk" value of the accident in any specified zone. Based on the secondary data processing obtained from Traffic Police of Indonesia, there were 10 (ten) black spot zones at Daan Mogot road. The characteristics of accidents at Daan Mogot road were dominated by being negligent, getting involved in collision when overtaking other vehicles, changing lane, speeding, hitting a pedestrian and accidents when making U-turn. The high risk value was influenced mostly by the lack of traffic signs, road signs, street lighting and pedestrian bridge. In this study on Daan Mogot, the highest risk value was in zone 5, which was 108.375 for Jakarta-Tangerang direction, and 102.125 for Tangerang-Jakarta direction. The correlation between EAN value and the risk value was 0.82 which meant the correlation between EAN and the risk of accidents was very high. Keywords: Road safety, black spot evaluation, accident risk
The Efect of Limestone and Quicklime Addition to 300 Concrete Mixture Darren, Jerry Jeremia; Gunaran, Danny; ., Hendry; Budirahardjo, Elly Kusumawati
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 05 no. 18 April - Juni 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Beton merupakan salah satu material yang paling banyak digunakan dalam proses konstruksi. Untuk itu, perlu diusahakan adanya bahan bangunan pengikat alternatif pada adukan beton. Salah satu bahan pengikat alternatif adalah batu kapur dan kapur padam. Kedua bahan tersebut memiliki struktur kimia yang hampir sama, yaitu Ca (Kalsium) yang memiliki manfaat sebagai perekat hidrolis. Adukan beton dengan penambahan gabungan batu kapur dan kapur padam sebagai bahan aditif dibuat dengan tiga variasi, yaitu 10% (5% batu kapur, 5% kapur padam), 20% (10% batu kapur, 10% kapur padam), dan 30% (15% batu kapur, 15% kapur padam). Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton dengan variasi 10%, 20%, dan 30% meningkatkan kuat tekan sebesar 32,8%, 11,96%, dan 24,21% dari beton normal. Kata kunci: beton, kuat tekan, batu kapur, kapur padam, aditif  Abstract Concrete is one of the most commonly used materials in the construction process. Alternative binders for mortar concrete are needed; two of the alternatives are limestone and quicklime. Both of the materials has a similar chemical structure calles Ca (Calcium) which function as hydraulic adhesives. Concrete mixtures with the addition of limestone and quicklime as additives were made of three variations, the 10% was composed  of 5% limestone and 5% quicklime, the 20% was of 10% limestone and 10% quicklime, and the 30% was of 15% limestone and 15% quicklime. The test result showed that the use of concrete with the variations of 10%, 20%, and 30% increased the compressive strength by 32,8%, 11,96%, and 24,21% of the normal concrete. Keywords: concrete, compressive strength, limestone, quicklime, additiveÂÂ