Salah satu untuk membangun sebuah bangsa yang maju dan besar ialah dengan adanya sebuah pendidikan. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi seorang anak termasuk pendidikan karakter, dengan adanya pendidikan karakter seorang anak cerdas dalam pengetahuan dan juga pendidikan karakter sangat penting karena selain memperkuat moral dan etika individu, juga membantu dalam membentuk kepribadian yang baik, penyelesaian konflik yang positif, membangun hubungan sosial yang sehat, namun pada sekarang ini menurunnya pendidikan karakter seorang anak dan dengan adanya kasus “bullying” yang terjadi di sekolah. Bullying merupakan tindakan agresif, berulang, dan disengaja yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang terhadap orang lain yang lebih lemah atau rentan secara fisik, emosional, atau sosial. Penyebabnya bermacam seperti ketidakadilan sosial, lingkungan keluarga yang rusak, kurangnya pemahaman dan empati, kurangnya pengawasan dan pendidikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis dampak dan konsekuensi bullying yang terjadi di sekolah, penelitian ini juga bisa bertujuan untuk mengevaluasi dampak psikologis, sosial, dan akademik yang ditimbulkan oleh bullying. Hal ini dapat meliputi analisis efek jangka pendek dan jangka panjang dari bullying pada kesejahteraan individu yang terlibat, termasuk korban dan pelaku bullying. Metode penelitian ini ialah metode kualitatif yang mana penelitian yang menghasilkan dan mengolah data deskriptif seperti transkrip wawancara, catatan lapangan, gambar, foto, rekaman video, dan lain-lain. Hasil penelitian ini ialah melihat faktor apa saja yang menjadi sebab timbulnya kasus bullying yang terjadi dan bagaimana bentuk tindakan seorang konselor untuk menanggapi kasus bullying yang terjadi dengan melalui layanan bimbingan dan konseling.