Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN TENTANG SD-SMP NEGERI SATU ATAP DAN APLIKASINYA DALAM PELAKSANAAN WAJIB BELAJAR 9 TAHUN DI KABUPATEN KUPANG Marthen Tabun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22549

Abstract

Distribusi guru yang tidak merata terutama daearah terpencil, terpencar dan terisolir di Kabupaten Kupang dan kewenangan mengajar guru-guru SD-SMP Negeri Satu Atap 75% tidak memiliki kualifikasi S-1/DIV mengakibatkan rendahnya mutu pendidikan di kabupaten Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan guru, kualifikasi, kompetensi profesi guru SD-SMP Negeri Satu Atap serta respon masyarakat tentang kehadiran SD-SMP Negeri Satu Atap di Kabupaten Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif . Populasi penelitian ini adalah seluruh SD-SMP Negeri Satu Atap di Kabupaten Kupang berjumlah 21 sekolah dan sampelnya adalah 5 sekolah. Hasil penelitian dianalisis menggunakan model analisis interaksi Milles dan Huberman. Penelitian menemukan bahwa kuantitas guru SD-SMP Negeri Satu Atap Kabupaten Kupang masih kurang dan proses distribusi guru tidak disesuaikan dengan kondisi geografis Kabupaten Kupang yang terpencil, terpencar dan terisolir. Kualifikasi guru SD-SMP Negeri Satu Kabupaten Kupang terdiri dari 25% guru berkualifikasi S-1, D-IV dan 75% berkualifikai SMA, PGSLTP, PGSD, D-2 dan sederajat. Kompetensi profesi guru SD-SMP Negeri Satu Atap Kabupaten Kupang dinilai kurang, dengan urutan yang paling rendah adalah kompetensi paedagogik dan kompetensi professional pada proses pembelajaran di kelas. Respons dari masyarakat tentang kehadiran SD-SMP Negeri Satu Atap pada dasarnya mendukung sikap pemerintah pusat dalam proses pelayanan pendidikan khusus Kabupaten Kupang. Disarankan guru dapat meningkatkan kompetensi profesi dengan memanfaatkan fasilitas yang ada seperti mengikuti seminar, workshop, MGMP Gugus dan MGMP Sekolah.