Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN (STUDI KASUS HOME INDUSTRY KERUPUK BOYOLALI KECAMATAN BINJAI TIMUR KOTA BINJAI Ulen Bangun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen keuangan dalam meningkatkan pendapatan pada home industry kerupuk Boyolali Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai. Dalam mengimplementasikan manajemen keuangan yang baik untuk meningkatkan pendapatan perusahaan, maka diperlukannya sebuah strategi khusus agar penerapannya dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Suatu situasi keuangan yang didapatkan selama periode pelaporan dalam bentuk arus masuk atau peningkatan aset, atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Peningkatan pendapatan merupakan tujuan setiap usaha karena dengan meningkatnya pendapatan perusahaan, artinya manajemen keuangan dan strategi perusahaan tersebut berhasil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan sumber data primer. Adapun pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitiannya adalah Implementasi manajemen keuangan dalam meningkatkan pendapatan pada home industry kerupuk Boyolali Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai adalah dengan mencatat setiap pengeluaran barang yang akan dijual, kemudian diperiksa kelayakan kerupuknya dan dikirim barang yang sudah layak untuk dijual. Untuk proses keuanganya adalah dengan menggunakan bon saja tidak mencatat di buku keuangan yang tertulis. Kendala implementasi manajemen keuangan dalam meningkatkan pendapatan pada home industry kerupuk Boyolali Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai adalah keterbatasan kualitas dan pengetahuan saya pencatatan keuangan yang kurang baik dan kurangnya pengetahuan tentang penerapan manajemen keuangan, serta kurangnya tingkat literasi keuangan dan pemahaman dasar tentang manajemen keuangan.