Ahmad Salafudin
Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN DAKWAH DALAM MENGATASI TANTANGAN SOSIAL DAN KULTURAL DI INDONESIA Hadi Nurrofik; Ahmad Salafudin; Iis Sumanti; Dede Indra Setiaudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i1.523

Abstract

Dalam artikel ini, penulis membahas peran dakwah dalam mengatasi tantangan sosial dan kultural di Indonesia. Dakwah memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat yang dinamis dan dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks. Dalam menghadapi tantangan sosial, dakwah berperan dalam penyebarluasan nilai-nilai keadilan sosial, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan mengatasi ketidakadilan dalam sistem hukum. Dakwah juga berperan sebagai jembatan perdamaian dalam mengatasi konflik sosial dengan pendekatan dialog, pemahaman, toleransi, dan kerukunan antarindividu dan kelompok.Dalam menghadapi tantangan kultural, dakwah membantu membangkitkan kesadaran akan nilai-nilai budaya dan tradisional, serta memberikan solusi terhadap perubahan budaya yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Dakwah juga memainkan peran penting dalam melestarikan budaya lokal di era globalisasi dengan mengakomodasi nilai-nilai budaya dalam ajaran agama. Selain itu, dakwah juga berperan dalam membangun toleransi dan harmoni antaragama dengan mengedepankan penghargaan terhadap perbedaan keyakinan.Dalam rangka mengatasi tantangan sosial dan kultural, dakwah memerlukan peningkatan kualitas kompetensi muballigh, pendekatan yang baik, kesadaran konteks sosial dan budaya, serta dialog yang terbuka antara umat beragama dan masyarakat luas