Adang Kadarusman
Institut Agama Islam Al Zaytun Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EXSISTENSI KIPRAH AL ZAYTUN DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA TOLERANSI DAN PERDAMAIAN BERLANDASKAN PANCASILA SECARA UNIVERSAL Adang Kadarusman; Ismiati; Ilyas Aziz Firdaus; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i1.526

Abstract

Penelitian ini membahas tentang eksistensi dan kiprah Al Zaytun dalam mengembangkan budaya toleransi dan perdamaian yang berlandaskan Pancasila secara universal. Al Zaytun adalah lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang memiliki peran penting dalam membentuk sikap, nilai, dan budaya toleransi di kalangan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami pendekatan pendidikan yang dilakukan oleh Al Zaytun dalam mempromosikan toleransi dan perdamaian berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Melalui pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara, ditemukan bahwa Al Zaytun mengembangkan pemahaman agama yang inklusif dengan mengajarkan nilai-nilai universal dalam Islam seperti cinta kasih, perdamaian, toleransi, dan saling pengertian. Kurikulum Al Zaytun juga mengintegrasikan prinsip-prinsip Pancasila sebagai landasan bersama untuk perdamaian. Selain itu, Al Zaytun melibatkan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong dialog antaragama, kerjasama sosial, dan kunjungan ke tempat-tempat ibadah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al Zaytun berhasil menciptakan lingkungan pendidikan yang mempromosikan budaya toleransi dan perdamaian di antara siswa. Melalui pendekatan inklusif, siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan, memahami dan menghormati keberagaman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan universal. Dalam era globalisasi dan multikulturalisme, eksistensi Al Zaytun dan pendekatan pendidikannya dapat memberikan kontribusi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan damai.