Acep Ega Wihara
Universitas Pelita Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FENOMENA GHOSTING DALAM HUBUNGAN PASCAKENCAN DAN PERNIKAHAN Lisa Febri Hariyani; Rifa Mutiara Hidayat; Aliah Charis Isnaeni; Acep Ega Wihara
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i1.1618

Abstract

Ghosting merupakan permasalahan yang nyata dan sedang menjadi tren di kalangan masyarakat saat ini. Istilah ini sering dikaitkan dengan masalah percintaan, namun jika ditelaah lebih dalam, kata Ghosting tidak hanya digunakan untuk berakhirnya/hilangnya suatu hubungan cinta secara tiba-tiba. Tentu kita tahu dalam ajaran agama Islam bahwa hubungan romantis/pacaran tidak diperbolehkan. Bagaimana dengan fenomena yang bermula dari Ghosting dan bisa berujung pada langgengnya hubungan di jenjang pernikahan? Dalam penelitian ini, penulis mencoba memahami secara utuh bagaimana Al-Qur'an melihat gambaran Ghosting dan apa pengaruhnya terhadap kehidupan sosial. Tentunya tidak dapat dipungkiri bahwa di era sekarang ini para generasi muda harus melakukan perkenalan atau berkomunikasi terlebih dahulu untuk mencapai tahap pernikahan, sayangnya dalam proses komunikasi tersebut terdapat berbagai sikap dan perkataan yang mengarah pada perilaku Ghosting. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif, yaitu. suatu penelitian yang menggunakan bahan pustaka, artikel dan buku sebagai sumber data utama, serta pendapat para ahli sebelumnya, berdasarkan kualitas informasi yang dianalisis dan dideskripsikan secara sistematis. Penulis menemukan bahwa dalam pendekatan Al-Quran dan Islam, ghosting merupakan suatu perilaku yang memiliki kemiripan dan erat kaitannya dengan persahabatan, dimana hal tersebut berkaitan dengan proses pranikah. Namun ghosting tidak selalu berakhir dengan putusnya hubungan, ada juga orang yang awalnya bermimpi, namun sebenarnya berniat untuk menikah. Pada artikel kali ini penulis juga membahas tentang hubungan suami istri yang berawal dari Ghosting dan apakah pernikahan tersebut bahagia? Akankah terjadi konflik dalam rumah tangga jika salah satu pasangan mempunyai sikap Ghosting ? Penulis mencoba menganalisis persiapan seorang wanita yang akan menikah, baik dari segi kesiapan fisik maupun mental, dimana hubungan tersebut diawali dengan sikap Ghosting.
Analisis penerapan strategi pembelajaran bimbingan konseling untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan Autisme Acep Ega Wihara; Dahlia Mutiara; Frisya Naomi Nurezalita; Novita Alvionita; Nur Aliyah; Ridha Nurkholifah; Umi Kalsum; Winarsih
Afeksi: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2024): Afeksi: Jurnal Psikologi
Publisher : Afeksi: Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini adalah bagaimana anak autis dididik di sekolah inklusi dan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan perkembangan mereka. Salah satu tantangan utamanya adalah mencoba menerapkan pendekatan komprehensif, kekurangan sumber daya, dan pemahaman yang buruk oleh komunitas sekolah tentang kebutuhan anak autis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pendekatan pembelajaran kualitatif yang efektif melalui wawancara dan observasi partisipan di SLB Wijayakusumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan terpadu dan individual, dengan fokus pada pengembangan pemahaman yang mendalam, program pembelajaran yang sesuai, dan dukungan, bimbingan, dan nasehat, adalah penting untuk membantu anak autis belajar. Keterampilan sosial, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi anak autis diperbaiki dengan menggunakan pendekatan pembelajaran ini. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan betapa pentingnya menggunakan pendekatan komprehensif dan kerja sama untuk membuat lingkungan pembelajaran inklusif yang mendukung pertumbuhan.