Riani Erna
Departemen Ilmu Kesehatan Mata FK Unsri/ RS Dr. MohHoesin Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kelainan Mata Pada Penyakit Kusta Riani Erna
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v1i1.11

Abstract

Kelainan mata pada kusta dapat menyebabkan perubahan pada kelopak mata akibat gangguan saraf dan otot kelopak mata, kelenjar lakrimalis, kelainan pada kornea dan kerusakan pada iris.Penyakit kusta ditularkan secara langsung dari penderita kusta aktif pada orang lain melalui saluran pernapasan dan kulit. Penyebaran kuman kusta ke mata umumnya terjadi secara hematogen, ascenden dari hidung atau perluasan secara langsung dari kulit muka dan dahi atau penularan melalui kulit dan saluran pernapasan.Di Indonesia jumlah kebutaan akibat lepra sekitar 350.000-400.000 dari seluruh kasus. Komplikasi pada mata terjadi pada ± 50-90% pasien lepra.Secara klinis diagnosis kelainan kusta pada mata dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis seperti adanya riwayat kontak dengan penderita kusta, pemeriksaan oftalmologi dan pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan gejala klinis.Tindakan pencegahan lebih baik dibandingkan perawatan pasien buta akibat lepra sehingga penting dilakukan skrining mata untuk deteksi dini pada seluruh penderita kusta. Untuk mengenal lebih jauh kelainan mata pada kusta dan masih adanya sindroma fobia terhadap penderita kusta, maka penulis merasa perlu menjelaskan gejala klinis, etiopatogenesis, cara menegakkan diagnosis serta penatalaksanaanya.