Fauziah Nuraini Kurdi
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kompetensi dan Kapabilitas terhadap Kinerja Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas di Kota Palembang Khusnul Khotimah; Fauziah Nuraini Kurdi; Sulastri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v3i1.54

Abstract

Di Kota Palembang pencapaian program promosi kesehatan belum maksimal karena beberapa target belum terpenuhi, capaian tahun 2012 kegiatan PHBS 78,7% dan ASI Ekslusif 62.6 %. Capaian tahun 2013 keluarga yang memanfaatkan jamban sehat 60.37 % dan posyandu purnama hanya 35.09 %. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kinerja tenaga promosi kesehatan dalam melakukan penyuluhan pada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja tenaga promosi kesehatan di Puskesmas Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatory study dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dengan jumlah sampel 78 tenaga promosi kesehatan di Puskesmas. Hasil penelitian ini menunujukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama antara kompetensi dan kapabilitas terhadap kinerja dengan nilai (p 0.000 < 0.05 dan F hitung > F tabel (32.366 > 3.119). Kompetensi dan kapabilitas dapat menjelaskan variabel kinerja sebesar 46.3% , selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Variabel kapabilitas paling berpengaruh terhadap kinerja. Perlu dilakukan refresh training, pembinaan berkelanjutan dan training of trainee (TOT) untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas bagi tenaga promosi kesehatan di Puskesmas.
Cost Effectiveness Analysis (CEA) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Diabetes Melitus Tipe 2 Peserta JKN di Kota Serang Banten Ari Dwi Aryani; Fauziah Nuraini Kurdi; Bambang B. Soebyakto
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v3i3.66

Abstract

Data BPJS Kesehatan menunjukkan terjadi kenaikan jumlah penderita DM peserta JKN yang berkunjung ke Rumah Sakit sebesar 40% pada tahun 2015 dibandingkan tahun sebelumnya, sementara kenaikan Biaya yang dikeluarkan untuk penyakit DM dan komplikasinya sebesar 41%. Salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk mengendalikan penyakit DM dan komplikasinya adalah melaksanakan program pengelolaan penyakit kronis (PROLANIS). Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan analisa efektivitas biaya antara PROLANIS dengan Non PROLANIS menggunakan pendekatan cross sectional design. Penelitian ini membandingkan 21 pasien DM Tipe 2 yang mengikuti PROLANIS dan 85 pasien Non PROLANIS di RSUD dr. Drajat Prawira Serang Banten. Kualitas hidup pasien diukur menggunakan kuisoner WHOQOL-BREF. Beban ekonomi untuk biaya langsung medis menggunakan tarif INA CBGs dan biaya lainnya menggunakan kuisoner beban ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi perbedaan signifikan (nilai p0,044)antara rata-rata biaya total perawatan setahun DM Tipe 2 yang mengikuti PROLANIS (Rp. 2.405.536,) dibandingkan pasien Non PROLANIS (Rp 4.799.878). Pasien DM Tipe 2 PROLANIS yang memiliki kualitas hidup baik sebesar 61.9% dan pasien Non PROLANIS 25.9%. Analisa bivariat menunjukkan bahwa kualitas hidup pasien PROLANIS terbukti signifikan pada domain hubungan sosial (nilai p 0.03). Terdapat hubungan yang signifikan antara domain hubungan sosial dan lingkungan dengan domain kualitas hidup lainnya pada uji korelasi. PROLANIS lebih cost efektif dibandingkan Non PROLANIS dengan nilai ICER adalah Rp.625.155,- untuk setiap ekstra domain hubungan sosial lebih baik dan Rp 969.369,- untuk setiap ekstra domain lingkungan lebih baik serta dominan untuk biaya dan kualitas hidup pada CE Plane.