Yunita Cintiawati
Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Metta Dan Karuna Bagi Anak Dalam Berbakti Kepada Orang Tua Alfina Mudita Rahmasari; Annatasya Wandami Gotami; Putri Margareta; Yunita Cintiawati; Uung Gondo Saputro
Jounal Nyanadassana Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STAB Kertarajasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59291/jnd.v2i1.22

Abstract

Cinta kasih dalam Buddhism adalah metta, dan ini berkaitan dengan memperdalam rasa bakti seseorang terhadap orang tuanya. Seorang anak muda yang mempraktikkan Metta menolak segala bentuk agresi, bahaya, dan kebencian. Sebaliknya, miliki kepribadian yang hangat, baik hati dan pengertian, dan selalu menginginkan kesenangan dan kesejahteraan orang lain. Ketika orang tua menggunakan keahliannya untuk mendidik anak-anaknya tentang pengabdian, seorang anak akan mengembangkan sikap ini. Memahami nilai dan keuntungan yang datang dari seseorang dalam berbagai cara dapat dianggap sebagai pengabdian. Pengetahuan duniawi dan kebijaksanaan yang terdapat dalam Buddha Dhamma adalah dua kategori di mana kebijaksanaan dipisahkan. Penulis penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian adalah, metta atau sikap penuh kasih adalah pola pikir yang menginginkan kesejahteraan dan kepuasan orang tua. Sementara karuna yang mengacu pada kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya, terikat erat dengan contoh perilaku yang diberikan oleh orang. Tanpa bimbingan dan kasih sayang orang tua, seorang anak akan mengalami kesulitan emosional dan rumahnya akan menjadi tempat yang tidak bersahabat baginya untuk tinggal, yang akan mengurangi perasaan berbakti kepada orang tuanya.
Pengembangan Produksi Roti Jaya Bakery Homemade Di Dusun Jeding Alfina Mudita Rahmasari; Annatasya Wandami Gotami; Yunita Cintiawati; Herman
Jounal Nyanadassana Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : STAB Kertarajasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59291/jnd.v2i1.28

Abstract

Industri roti Indonesia berkembang pesat, dari toko roti rumahan hingga toko ritel, dan waralaba internasional bersaing ketat untuk mendapatkan pelanggan. Di Indonesia, roti merupakan makanan olahan yang umum dikonsumsi. Roti Boy adalah salah satu merek roti yang lebih terkenal di penggunaan umum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian triangulasi melalui instrumen penelitian, seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu UMKM dalam negeri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan khususnya produksi roti dan kue agar dapat bersaing dengan produsen barang tersebut. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengembangan penggunaan bahan produksi roti Boy dan pengemasan produk. Namun, UMKM Jaya Bakery belum menggunakan bahan roti dan pengemasan yang memiliki standar premium. Hambatan yang dialami UMKM Jaya Bakery dalam pembuatan roti salah satunya adalah suhu cuaca yang sulit diprediksi. Jika suhunya tidak ideal, produk jadi tidak akan terasa seperti yang diinginkan pelanggan. Sang Buddha menekankan bahwa salah satu cara untuk terbebas dari kesengsaraan hidup adalah dengan mengikuti empat kebenaran mulia (cattari ariya saccani) dan menjalani kehidupan yang benar (samma ajiva). Penghidupan benar disarankan sebagai jalan (magga) yang harus dikembangkan dalam sistematika Empat Kebenaran Mulia (S. 421-422). Saran dari peneliti untuk UMKM Jaya Bakery, membuat kemasan tambahan dalam berbagai ukuran untuk mengakomodasi varietas roti atau nomor pesanan yang berbeda, agar dapat menarik minat konsumen serta menjaga kualitas rasa produk.