Sebagai pemimpin pendidikan, kepala sekolah memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab yang cukup berat. Untuk bisa menjalankan fungsinya secara optimal, kepala sekolah perlu menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran, motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Lokasi Penelitian di SDN 03 Kinali, Kabuapten Pasaman Barat.Waktu penelitian pada bulan Februari Tahun 2020. Subjek penelitian guru-guru SDN 03 Kinali, Kabupaten Pasaman Barat yang berjumlah sebanyak 7 orang. Teknik pengumpulan data dari penelitian tindakan sekolah ini adalah melalui data kuantitatif yang diperoleh dari observasi maupun wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif yang bersumber dari perolehan instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru SD dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran dikelas pada kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa evaluasi pembelajaran, guru yang terlambat lebih dari 15 menit adalah 0, guru yang terlambat kurang dari 10 menit sebanyak 6 orang guru, dan guru yang terlambat lebih dari 15 menit sebanyak 1 orang. Hal ini membuktikan bahwa dengan adanya peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru SD dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran.