Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Green Economy Bagi Pelaku UMKM Binaan Rumah Kreatif Sleman Yogyakarta Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Harits Dwi Wiratma; Yeyen Subandi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v3i3.1124

Abstract

Green economy atau ekonomi hijau merupakan model pembangunan ekonomi yang mengedepankan kelestarian lingkungan. Model ekonomi ini ditujukan bagi keberlanjutan lingkungan. Ekonomi hijau juga menjadi kebijakan negara untuk membantu mendorong pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar tetap dapat produktif tanpa menimbulkan masalah lingkungan akibat sampah limbah ataupun alat produksi serta pengelolaan yang kurang berpihak pada kelestarian lingkungan. Demikian juga halnya dengan pelaku UMKM di bawah binaan Rumah Kreatif Sleman. Hal tersebut membuka peluang bagi akademisi untuk dapat melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM di Sleman agar mampu mengukur tahapan ekonomi hijau yang sudah dicapai atau diperoleh oleh masing-masing pelaku UMKM, dengan harapan pelaku UMKM dapat memaksimalkan penerapan ekonomi hijau sebaik mungkin sehingga berdampak pada keuntungan secara ekonomi sejalan dengan kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan yaitu melalui pemaparan materi dan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini bermanfaat bagi pelaku UMKM yang memperoleh wawasan mendalam terkait penerapan green economy pada lingkup usahanya.
Pengenalan Konsep Digitalization of International Relations Terhadap Modernisasi UMKM Kuliner Padukuhan Karangploso Dalam Memanfaatkan Penjualan Online Melalui Aplikasi Gobiz Fatika Sinta Rizka Aisya; Yeyen Subandi; Diansari Solihah Amini; Tanti Nurgiyanti; Bagus Subekti Nuswantoro; Harits Dwi Wiratma
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1519

Abstract

Padukuhan Karangploso merupakan salah satu dusun yang berada di Kelurahan Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya literasi digital pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor kuliner. Di era digitalisasi yang berkembang pesat, literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan dasar dalam menggunakan teknologi informasi, tetapi juga keterampilan memanfaatkan platform digital untuk mendukung operasional dan pemasaran usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM kuliner serta mendorong pemanfaatan aplikasi digital dalam memperluas pemasaran produk. Metode yang digunakan meliputi survei dan wawancara mendalam dengan pelaku UMKM kuliner di Padukuhan Karangploso. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan, dilaksanakan program kerja berupa pengenalan konsep digitalisasi dan pemanfaatan aplikasi GoBiz sebagai sarana penjualan online dengan sasaran pelaku UMKM, khususnya Lapak Setren. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital melalui pemanfaatan aplikasi penjualan online mampu membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan efektivitas operasional, memperluas jangkauan pemasaran, serta membuka peluang akses pasar yang lebih luas. Dengan demikian, digitalisasi usaha diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM kuliner dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Peran World Health Organization (WHO) Dalam Penanggulangan Penyakit Malaria di Kabupaten Mimika, Papua Tengah Tahun 2023–2024 Anastasia Fangohoi; Jenny Ivana Nauyagir; Yeyen Subandi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi World Health Organization (WHO) dalam upaya penanggulangan malaria di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang merupakan wilayah dengan angka penyebaran malaria tertinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis berbagai dokumen kebijakan, laporan WHO, publikasi ilmiah, serta data sekunder terkait penanggulangan malaria pada periode 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi iklim tropis yang lembap, topografi wilayah yang beragam, serta keterbatasan akses layanan kesehatan menjadi tantangan utama dalam pengendalian malaria di Kabupaten Mimika. Dalam konteks tersebut, WHO berperan melalui dukungan teknis dan strategis, terutama dalam penyusunan kebijakan, penguatan sistem kesehatan, serta implementasi intervensi pencegahan dan pengobatan malaria yang mengacu pada Global Technical Strategy for Malaria 2016–2030 yang terus diperbarui. Penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan organisasi internasional seperti WHO memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas upaya penanggulangan malaria, khususnya di wilayah endemis dengan keterbatasan struktural dan geografis seperti Kabupaten Mimika, Papua Tengah.