Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai dan kelentukan sendi panggul dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat. Jenis penelitian ini yaitu korelasional. Populasi penelitian adalah beberapa anggota pencak silat Perisai Diri Bogor dengan jumlah 35 orang pesilat putra, teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel 20 orang pesilat putra. Pengambilan data daya ledak otot tungkai menggunakan standing broad jump test, data kelentukan sendi panggul menggunakan side split test dan data kecepatan tendangan sabit menggunakan tes tendang sabit 10 detik. Teknik analisis data menggunakan rumus statistik berupa uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai sig 0,036 < 0,05 dan nilai rs 0,471. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan sendi panggul dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai sig 0,009 < 0,05 dan nilai rs 0,569. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kelentukan sendi panggul secara bersama - sama dengan kecepatan tendangan sabit pencak silat dengan nilai asymp sig 0,001 < 0,05.