Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Produk Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (Kpr) Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Pt. Btn Syariah Kota Banda Aceh Maryam; Agusmadi; Marzuki; Marlina
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i6.1832

Abstract

Kebutuhan manusia membutuhkan biaya yang tidak sedikit seperti kebutuhan dasar tempat tinggal. Kebutuhan yang berupa tempat tinggal, khususnya hunian. Disamping mahalnya biaya untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa tempat tinggal, pemerintah kemudian menyediakan sumber daya keuangan untuk menutupi kebutuhan dasar tersebut dalam bentuk lembaga keuangan perumahan yang menawarkan jasa dalam bentuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pembelian Aset (PNR). Kepuasan pelanggan telah menjadi konsep sentral dalam teori dan praktik pemasaran dan merupakan salah satu tujuan mendasar dari bisnis. jenis kegiatan ekonomi. Kepuasan pelanggan mempengaruhi sejumlah aspek penting, termasuk: seperti loyalitas nasabah dan meningkatkan reputasi bank. Adapun metode penelitian ini adalah suatu cara yang digunakan oleh peneliti untuk pengumpulan data penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif., Sebagai metode penelitian untuk mengetahui pengaruh variabel X (produk pembiayaan KPR) terhadap Y (kepuasan nasabah). Menurut perhitungan persamaan regresinya adalah Y = 9,602 + 0,568X. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sampel sebanyak 50 nasabah dari jumlah populasi sebanyak 575 nasabah. populasi sebanyak 575 nasabah. hasil dari persamaan regresi di atas dapat diketahui nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yaitu 7,069 > 2,008 dengan nilai signifikansi 0,000 = 0,05. Oleh karena itu, Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Hal ini berarti produk pembiayaan KPR berdampak pada kepuasan nasabah. Berdasarkan perhitungan di atas, diperoleh nilai koefisien determinasi (CD) sebesar 51%. Berarti pembiayaan KPR memberikan dampak terhadap kepuasan nasabah sebesar 51% berbanding 49%. berhubungan dengan kepuasan nasabah, sedangkan 49% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini. dimasukkan dalam penelitian ini.
Determinasi Kebijakan Dividen: Peran Stabilitas Pendapatan dan Kebijakan Utang pada Perusahaan Properti di Indonesia Azlim Azlim; Lili Pramida; Agusmadi; Marzuki
Jurnal Studi Manajemen Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Studi Manajemen Bisnis
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jsmb.v6i1.16494

Abstract

This study aims to analyze the effect of income stability and debt policy on dividend policy in property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The study uses a quantitative approach, using secondary data from companies' annual financial reports during the observation period. The analysis method used is multiple linear regression, with classical assumption testing for normality, multicollinearity, and heteroscedasticity to ensure the validity of the regression model. The results show that income stability has a positive and significant effect on dividend policy, indicating that companies with more stable income tend to have greater ability and confidence in distributing dividends to shareholders. Conversely, debt policy has a negative, significant effect on dividend policy, meaning that the higher the debt level, the lower the tendency for companies to distribute dividends due to increased financial obligations. Simultaneously, income stability and debt policy have a significant effect on dividend policy. The findings of this study have implications for corporate management in formulating optimal dividend policies that take into account income stability and funding structure. In addition, the results of this study can be considered by investors when making investment decisions.