Pertimbangan tingkat materialitas sangat penting dalam pengambilan keputusan, hal ini berkaitan dengan hasil akhir audit yang akan digunakan oleh pemakai0informasi, sehingga harus di laksanakan dengan penuh hati-hati dan kecermatan. Tujuan penetapan materialitas adalah untuk membantu auditor merencanakan pengumpulan bahan bukti yang cukup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profesionalisme, independensi, pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman dan etika profesi pertimbangan tingkat materialitas pada kantor akuntan publik (KAP) di wilayah bali. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) yang berada di wilayah bali sebanyak 79 responden. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pertimbangan tingkat materialitas dan variabel independen dalam penelitian ini adalah profesionalisme, independensi, pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman, dan etika profesi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis linier berganda dengan metode penentuan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh atau sensus. Data penelitian ini berupa kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan program Statistica Program and Service Solution (SPSS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel profesionalisme, independensi, pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman dan etika profesi berpengaruh positif signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas.