Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI PENTING KAWASAN CANDI BARU SEMARANG SEBAGAI KAWASAN CAGAR BUDAYA Dewi, Niky Silvia Ruhma
Jurnal Vokasi Indonesia Vol. 11, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman Candi Baru adalah bagian awal pengembangan fase modernisasi Kota Semarang pada 1906-1942. Permukiman tersebut didesain dengan konsep garden city oleh Ir. Herman Thomas Karsten pada tahun 1916. Dalam praktiknya, Karsten dan ahli-ahli lokal yang membantunya, tidak utuh menerapkan konsep Garden City by Howard. Desain dibuat dengan penyesuaian kondisi Indonesia. Secara struktur, kawasan ini masih menampakan karakter garden city. Bangunan-bangunan yang ada di kawasan tersebut sebagian besar adalah bangunan yang sama tuanya dengan kawasan itu sendiri. Melihat hal tersebut, Kawasan Candi Baru dapat dimasukkan dalam kawasan cagar budaya. Akan tetapi, kawasan ini belum ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya pada rencana tata ruang wilayah Kota Semarang. Oleh karena itu, anilisis nilai penting kawasan Candi Baru akan sangat bermanfaat untuk mendukung Kawasan Candi Baru dijadikan sebagai salah satu kawasan cagar budaya di Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yaitu mengeksplorasi sejarah dan kondisi saat ini pada Kawasan Candi Baru. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, teknologi dan pariwisata memiliki nilai yang tinggi, sedangkan nilai agama cenderung tidak ada. Dari hasil tersebut dapat dilihat bahwa Kawasan Candi Baru memiliki nilai penting yang tinggi, sehingga layak diajukan sebagai kawasan cagar budaya.