Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KERESAHAN MASYARAKAT DALAM SISTEM KOMUNIKASI BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) maria ulfa
ENLEKTURER: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Enlecturer: Journal of Islamic Studies
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21266/ejis.v1i1.125

Abstract

Sistem Komunikasi BSI (Broadcasting Service Indonesia) merupakan infrastruktur komunikasi yang penting dalam menyampaikan informasi dan hiburan kepada masyarakat. Namun, masyarakat sering kali mengalami keresahan terkait dengan sistem komunikasi BSI. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keresahan masyarakat dalam sistem komunikasi BSI.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan analisis kualitatif dengan melakukan tinjauan literatur dan wawancara dengan masyarakat yang terlibat dalam penggunaan sistem komunikasi BSI. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa masalah yang menjadi sumber keresahan masyarakat terkait dengan sistem komunikasi BSI.Pertama, keresahan masyarakat terkait dengan konten yang disiarkan. Beberapa masyarakat mengeluhkan kualitas dan relevansi konten yang disajikan oleh BSI. Ada kekhawatiran tentang isu-isu moral, kekerasan, serta kualitas program yang kurang memadai. Keresahan ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan informasi dan hiburan yang diharapkan oleh masyarakat.Kedua, keresahan masyarakat terkait dengan aksesibilitas. Beberapa masyarakat menghadapi kendala dalam mendapatkan sinyal yang kuat dan konsisten dari BSI, terutama di daerah terpencil. Ketidakmampuan untuk mengakses program yang disiarkan secara stabil dan jelas mempengaruhi pengalaman komunikasi masyarakat.Ketiga, keresahan masyarakat terkait dengan transparansi dan partisipasi. Ada kekhawatiran bahwa keputusan terkait dengan isi program, regulasi, dan pemilihan konten tidak melibatkan partisipasi masyarakat secara memadai. Kurangnya transparansi dalam proses pengambilan keputusan dan pengawasan menyebabkan ketidakpercayaan dan keresahan. Keempat, keresahan masyarakat terkait dengan kebebasan berekspresi. Beberapa masyarakat merasa bahwa sistem komunikasi BSI membatasi kebebasan berekspresi dan cenderung memunculkan bias tertentu dalam penyampaian informasi. Ketidakseimbangan representasi dan pandangan yang beragam menghambat terbentuknya saling pengertian dan perspektif yang inklusif. Dalam kesimpulan, keresahan masyarakat dalam sistem komunikasi BSI melibatkan masalah konten, aksesibilitas, transparansi dan partisipasi, serta kebebasan berekspresi. Untuk mengatasi keresahan ini, perlu dilakukan upaya meningkatkan kualitas konten, meningkatkan aksesibilitas, meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat, serta memastikan kebebasan berekspresi dan representasi yang inklusif dalam sistem komunikasi BSI.