Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Determinan Faktor Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Ospri Harmi
BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH Vol 2, No 2 (2024): BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62389/bina.v2i2.66

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek krusial dalam lingkungan kerja, terutama di tengah pandemi Covid-19. Implementasi K3 menjadi kunci dalam mencegah kecelakaan dan penyakit yang dapat timbul akibat pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan penerapan K3 di kalangan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor selama masa pandemi Covid-19. Melalui metode purposive sampling, data diperoleh dari 150 pegawai dengan penyebaran kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, stres, fasilitas kesehatan, pengawasan K3, dan sikap memiliki kaitan dengan penerapan K3 di instansi tersebut. Implikasi penelitian ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kesadaran dan upaya pencegahan risiko kerja melalui pelatihan, sosialisasi, dan kampanye K3. Penanganan stres menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan kerja, sementara penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai dan pengawasan K3 yang efektif mendukung penerapan K3. Rekomendasi penelitian mencakup kebutuhan akan studi lanjutan yang lebih mendalam, mungkin melalui pendekatan kualitatif, untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerapan K3 dengan lebih holistik.Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),Covid-19, Faktor Penerapan K3
Transformasi Digital di Bidang Kesehatan: Analisis Dampak Inovasi Digital di Puskesmas Kabupaten Bogor Tahun 2022 Ospri Harmi
BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH Vol 1, No 2 (2023): BINA: JURNAL PEMBANGUNAN DAERAH
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62389/bina.v1i2.37

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan telah menjadi topik yang semakin populer dan penting dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Indonesia dan institusi kesehatan telah mulai memperkenalkan inovasi digital di berbagai tingkat sistem kesehatan, termasuk di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Inovasi digital yang diterapkan di Puskesmas Kabupaten Bogor meliputi sistem informasi manajemen puskesmas, layanan konsultasi dokter online, penggunaan teknologi untuk pemantauan kesehatan jarak jauh pasien, dan lain sebagainya. Inovasi ini telah berkembang terutama sejak munculnya pandemi Covid-19, yang menyebabkan pembatasan pertemuan tatap muka dan mengarah pada gagasan baru tentang akses layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kualitas layanan yang terjadi sebagai dampak dari implementasi inovasi termasuk memetakan jenis-jenis perubahan dan model evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif (eksplorasi) dengan memilih metode Before After Comparison (kuantitatif) dan Post Test Without Comparison Group and Baseline Data (kualitatif).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi digital yang dilaksanakan oleh puskesmas di Kabupaten Bogor menunjukkan adanya peningkatan dalam output layanan Selain itu, inovasi digital tersebut berdampak langsung terhadap efisiensi biaya, SDM pelaksana, dan waktu layanan.Kata Kunci: dampak inovasi, inovasi digital, puskesmas