Sugito Sugito
Tenaga Kesehatan Puskesmas Kedungjati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN KUNJUNGAN LANSIA PENDERITA HIPERTENSI KE POSBINDU DI MASA PANDEMI COVID-19 Sugito Sugito
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscs1kep.v7i01.335

Abstract

Latar belakang; Pada masa pandemi Covid-19, lansia dan orang dengan penyakit penyerta merupakan salah satu kelompok yang sangat rentan terpapar virus Covid-19 (Kemenkes RI, 2020). Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementrian Kesehatan menaruh perhatian serius dan khusus bagi mereka, pasalnya mereka berpotensi besar mengalami masalah klinis sehingga meningkatkan risiko kematian. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tahun 2020, dari total kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 1.488 pasien dengan penyakit penyerta. Dengan persentase terbanyak pasien dengan penyakit penyerta yaitu penyakit hipertensi 50,5 %, kemudian diikuti Diabetes Melitus 34,5 %, dan penyakit jantung 19,6 % (Kemenkes RI, 2020).Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian descriptive dengan metode pendekatan retrospektif.   Populasi dari kunjungan lansia penderita hipertensi sebanyak 419 lansia. Dalam penelitian ini menggunakan  probability sampling, teknik pengambilan sampel dengan systematic random sampling sebanyak 200 responden.Hasil; Dari 200 lansia, total kunjungan lansia penderita hipertensi memiliki nilai rata-rata yaitu 6,35 yang mana berdasarkan kategori kunjungan lansia hipertensi ke Posbindu dimasa pandemi Covid-19 termasuk ke nilai < 7 yang artinya termasuk kategori kurang aktif.Kesimpulan; Meningkatkan kunjungan lansia penderita hipertensi ke Posbindu di masa pandemi Covid-19 yaitu dengan cara memberikan informasi. Pemberian informasi ini dapat dilakukan baik secara langsung melalui penyuluhan saat lansia melalukan kunjungan ke Posbindu ataupun melalui media massa. Kata Kunci : Lansia, Hipertensi, Covid-19
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TUBERCULOSIS PADA MASYARAKAT TERHADAP KESADARAN DETEKSI DINI PENYAKIT TUBERCULOSIS Sugito Sugito
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i01.338

Abstract

Latar Belakang: Tuberculosis (TBC) paru merupakan salah satu penyakit generatif yang telah berjangkit dalam periode waktu lama di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yang menyerang kelompok usia produktif maupun anak-anak dan merupakan penyakit menular pembunuh nomor satu (Depkes RI, 2017). Di Kabupaten Grobogan ditemukan kasus BTA+ di puskesmas adalah 27,11%, di Rumah Sakit sebesar 13,42%, dan Balai Kesehatan Praktek Mandiri  (BKPM) sebesar 0,50%, jadi di kabupaten penemuan kasus 41%, padahal target nasional CDR 70%. Puskesmas Kedungjati Kabupaten Grobogan capaian CDR tahun 2018 adalah 26,84%, sedangkan target kabupaten 60%, sehingga target belum tercapai (Dinkes Grobogan, 2020).Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen  atau eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan  pre test and post  test  with control design. Sampel sebanyak 30 responden. Alat pengumpul data adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji paired t test.Hasil: Hasil uji beda kesadaran deteksi dini penyakit Tuberculosis antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji Mann Whitney menggunakan bantuan Computerized. Diketahui Z (4,745) dan nilai pv (0,000) < ? 0.05 bahwa terdapat perbedaan kesadaran deteksi dini penyakit tuberculosis antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.Kesimpulan: Dikarenakan adanya perbedaan yang signifikan dari kelompok intervensi dan kelompok kontrol maka, masyarakat dapat melakukan deteksi dini penyakit Tuberculosis dan dapat menekan angka kejadian Tuberculosis. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan; Deteksi Dini TBC