Laily Himawati
Dosen Universitas An Nuur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU MENYUSUI TERHADAP PRODUKTIVITAS AIR SUSU IBU (ASI) Sri Untari; Laily Himawati; Rizki Sahara
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v7i01.349

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah nutrisi terbaik bagi bayi, yang merupakan emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa dan mineral. Kolostrum yang terkandung dalam ASI pada hari pertama sampai dengan hari ke-7 setelah ibu melahirkan, terbukti bermanfaat meningkatkan kadar antibodi pada bayi. Salah satu cara meningkatkan aliran ASI pada ibu menyusui yaitu dengan perawatan payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara terhadap produktivitas air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui.Metode: Desain penelitian ini adalah quasy eksperiment dengan pendekatan one group pre test dan posttes teknik pengambilan samping dengan total sampling dengan Jumlah 15 responden. Alat pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Uji statistik dengan uji Wilcoxon.Hasil: hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan oerawatan payudara produktivitas ASI rata-rata 7,5 ml dan produktivitas ASI setelah dilakukan perawatan payudara nilai rata 24,25 ml dan uji statistik menunjukan nilai ? value sebesar 0,001 (<0,05).Kesimpulan: ada pengaruh perawatan payudara terhadap produktivitas Air Susu Ibu ( ASI) pada ibu menyusui Kata Kunci : Perawatan Payudara, Produktivitas ASI, Ibu Menyusui
HUBUNGAN USIA PEMBERIAN MP ASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA SELOJARI Laily Himawati; Dhiyan Nany Wigati; Maratul Azizah
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v7i01.350

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan riskesdas tahun 2018 Rata-rata prevalensi balita stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4%. Pada tahun 2018, ditetapkan 100 kabupaten di 34 provinsi sebagai lokasi prioritas penurunan stunting. Jumlah ini akan bertambah sebanyak 60 kabupaten pada tahun berikutnya. Berdasarkan data Rakernas 2020 jumlah Balita stunting di Indonesia mencapai 27.7% sedangkan salah satu target arah dan kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024 adalah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing yang salah satunya memasukkan upaya percepatan perbaikan gizi dalam penanganan stunting, serta menargetkan ditahun 2024 angka stunting di Indonesia akan mengalami penurunan menjadi 14 % (Rakernas. 2020).Metode: Menggunakan cross  sectional dilakukan  di Desa Selojari.  Pengambilan  sampel dilakukan secara multistage  random sampling dengan besar sampel 52 ibu-balita. Variabel bebas yang diamati usia  pemberian  MP-ASI  yang  terdiri  dari usia  pertama  kali  diberikan  makanan, sedangkan  variabel  tergantung  adalah  kejadian stunting. Analisis  data  yang digunakan adalah  uji chi-square.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukan waktu pertama kali pemberian MP-ASI berhubungan signifikan dengan kejadian stuntingKesimpulan   : Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada Hubungan usia pemberian MPASI dengan kejadian stunting Kata Kunci : Usia Pemberian MP-ASI, Stunting