Titin suryani
Universitas An Nuur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN INSOMNIA PADA ANAK SD NEGERI I PRIGI KECAMATAN TODANAN Titin suryani; suryani suryani; Christina Nur Widayati
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 8, No 02 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v8i02.448

Abstract

Latar   belakang   ; Media internet tidak lagi hanya sekedar  menjadi media  komunikasi semata,  tetapi  juga sebagai bagian yang  tak  terpisahkan  dari  dunia bisnis,  industri,  pendidikan, dan pergaulan sosial. Berdasarkan hasil penelitian Hepilita & Gantas, tahun 2018, penggunaan media digital pada anak dan remaja di Indonesia, dengan jumlah responden 400 anak-anak dan remaja daerah perkotaan dan perdesaan di11 provinsi, hasil penelitian mengungkapkan bahwa alasan anak dan remaja menggunakan internet 80% untuk mencari data dan informasi dan 70% untuk penggunaan  media  sosial.  Berdasarkan komposisi pengguna internet menurut usia : 4,24% pada usia >54 tahun,  29,55% pada usia 35-54 tahun,49,52% pada usia 19-34 tahun,  dan 16,68% pada usia 13-18 tahun. Tujuan Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SD Negeri 1 Prigi Kecamatan Todanan.Metodologi ; Rancangan penelitian case control dengan pendekatan Retrospektif. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling. Responden yang diteliti sebanyak 16 orang yaitu anak SD N I Prigi kelas 5 dan 6. Analisis data menggunakan Uji Chi Square.Hasil ; Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnis pada anak SD N I Prigi dengan p value=0,000< ?=0,05 dengan odds ratio sebesar 9,000.Kesimpulan : Ada hubungan penggunaan media sosial dengan insomnia pada anak SDN 1 Prigi kecamatan Todanan dengan hasil p value = 0,000<a=0,05 dan odds ratio sebesar 9,000 yang artinya penggunaan media sosial yang rendah pada anak SD 9 kali tidak mengalami insomnia.